Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Unsplash.com
Jakarta, Gpriority.co.id— Makanan ikan merupakan makanan laut yang punya gizi yang baik untuk kesehatan. Karena mengandung asam lemak omega-3, ikan menjadi makanan yang dapat membantu melindungi jantung serta mengandung vitamin D yang tinggi.
Tapi, walau mengonsumsi ikan tidak masalah. Ada pantangannya kalau dimakan saat sedang musim hujan. Dikatakan, mengonsumsi ikan di musim hujan adalah ide yang buruk.
Sebab, mengonsumsi ikan di kala hujan ada efek samping yang dapat berpengaruh terhadap kesehatan. Hal itu telah diungkap oleh Ahli Gizi dan Diet di akash Healthcare Super Speciality Hospital, New Delhi, Ashish Rani kepada HealthShots.
“Makanan laut memang punya gizi yang baik, yang dikemas dengan protein, dan punya nutrisi penting. Makanan ini dapat menjaga kesehatan Anda, terutama pada otak, mata, dan sistem kekebalan tubuh,” ungkap Ahli Gizi tersebut.
“Namun, bisa jadi menimbulkan efek samping jika dikonsumsi saat lagi musim hujan,” tambahnya.
Selain itu, ada lima potensi efek samping jika mengonsumsi ikan di musim hujan. Simak selengkapnya.
Pencemaran air
Hujan seringkali dapat menyebabkan peningkatan polusi air karena hujan mencuci polutan dari dataran ke sungai, danau, dan laut. Ikan dan spesies makanan laut menelan polutan tersebut, yang dapat menumpuk di tubuh mereka.
Saat manusia mengonsumsi ikan yang terkontaminasi polutan, zat bahaya mulai dari logam berat dan kimia dapat berpengaruh pada masalah kesehatan jangka panjang.
Dapat menyebabkan keracunan merkuri
Efek samping potensial lainnya dari makanan laut adalah menyebabkan keracunan merkuri. Merkuri adalah logam berat beracun yang dapat terakumulasi dalam jaringan ikan dan makanan laut lainnya. Terutama pada ikan tuna, ikan todak, dan hiu.
Pada musim hujan, kadar merkuri ini berfluktuasi saat hujan, sehingga penting untuk berhati-hati tentang jenis dan jumlah ikan yang dikonsumsi.
Asupan merkuri yang tinggi, tentu dapat menyebabkan masalah neurologis, terutama pada perempuan hamil dan anak kecil.
Pencemaran lingkungan
Selain merkuri, makanan laut yang terkontaminasi dengan polutan lingkungan seperti bifenil poliklornasi (PCB), dapat terakumulasi dalam jaringan ikan, sehingga menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia.
Reaksi alergi
Beberapa orang mungkin dapat menyebabkan alergi ketika mengonsumsi jenis ikan atau makanan laut tertentu lainnya. Selama musim hujan, ketika sistem kekebalan jadi rentan, alergi dapat semakin parah.
Gejala umum yang terjadi adalah gatal-gatal, ruam, bengkak di wajah, bibir, lidah, tenggorokan, kesulitan bernapas, mengi, sakit perut, mual, dan muntah-muntah.
Infeksi parasit
Musim hujan membuat lingkungan mengalami pertumbuhan parasit di badan air. Ikan dan makanan laut dapat mengandung parasit seperti cacing pita, cacing gelang yang dapat menyebabkan infeksi parasit saat mengonsumsi ikan.
