Cerita Raline Shah Sebelum Diangkat Stafsus Menkomdigi: Saya di Japri Bu Menteri

Jakarta, GPriority.co.id – Aktris, Raline Shah telah sah menjadi Staf Khusus (Stafsus) Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid bidang Kemitraan Global dan Edukasi Digital. Pelantikan ini termaktub dalam Kepmenkomdigi dengan Nomor 7/10 Januari 2025, yang diteken oleh Meutya Viada Hafid.

Namun sebelum dilantik, Raline mengungkapkan awal dirinya ditunjuk sebagai stafsus Menteri. Raline yang tengah berada di luar negeri mengaku mendapatkan pesan lewat jalur pribadi atau japri untuk kesediannya mengikuti rapat bersama Menteri Meutya.

“Kebetulan saya sedang berada di luar negeri dan ibu Meutya japri saya untuk menanyakan availbility untuk meeting dan kebetulan diluar negeri itu jangka waktu yang panjang jadi saya bilang bagaimana kita berbicara lewat daring saja,” ujar Raline kepada wartawan usai pelantikan di Jakarta, Senin (13/1).

Setelah itu, Menteri Meutya memberikan ide untuk menghubungi beberapa kenalannya di luar negeri untuk dihubungkan ke kementerian ini (Komdigi, red).

Dari situ, Meutya menganggap jika Raline memiliki jaringan di luar negeri yang cukup luas serta mempunyai skill negoisasi yang cukup baik.

“Jadi dia mungkin melihat bahwa saya koneksinya lumayan kuat di mancanegara dan mempunyai skill untuk bernegoisasi, berkomunikasi, lancar dalam berbahasa Inggris mangkanya dia bisa memberikan amanah menjadi dibidang ini,” tuturnya.

Tak sampai situ, Raline menjabarkan bahwa dirinya juga telah bertemu secara langsung dengan Menteri Meutya. Menurut Raline, pertemuan tersebut dapat membantunya dalam mengentaskan tanggung jawab yang telah diberikan.

“Mangkanya butuh beberapa kali tektokan dengan ibu mendiskusikan ranah lebih jauh ranah tanggung jawab saya,” kata Raline.

Dia menilai, bahwa Komdigi yang memiliki ruang lingkup besar ranahnya pemberantasan judi online, pinjol, telekomunikasi, hubungan international, pendidikan masyarakat mengenai digital.

Untuk itu, Raline menyatakan komitmennya untuk menjadi penghubung kemitraan dan program Indonesia di Kementerian Komdigi dengan pemerintahan luar negeri.

Foto: GPriority/Dimas A Putra