Dijanjikan Uang Rp500 Ribu, Warga Subang Beramai-Ramai Vasektomi

Dijanjikan Uang Rp500 Ribu, Warga Subang Beramai-Ramai Vasektomi Dijanjikan Uang Rp500 Ribu, Warga Subang Beramai-Ramai Vasektomi

Jakarta, GPriority.co.id – Belakangan, isu vasektomi ramai disoroti. Usai Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mewajibkan tindakan tersebut bagi warga yang ingin mendapat bansos (bantuan sosial), kini warga di Subang dilaporkan beramai-ramai mengikuti programnya.

Namun bukan karena alasan kesehatan, utamanya mereka ingin melakukan vasektomi usai dijanjikan uang senilai Rp500 ribu. Dikutip dari laporan Instagram, Puskesmas Ciasem di daerah Subang, Jawa Barat, terpantau dipadati puluhan pria yang mengikuti program tersebut.

Program ini menarik banyak peserta karena gratis dan disertai dengan uang saku senilai Rp500 ribu. Kendati demikian, karena adanya keterbatasan tenaga medis dan anggaran, dari 200 pendaftar, hanya 60 yang bisa dilayani. Sebagai persyaratan, tiap peserta wajib menjalani pemeriksaan kesehatan sebelum tindakan dilakukan.

Sebelumnya, Gubernur Dedi Mulyadi menyebut jika vasektomi merupakan bentuk tanggung jawab pria dalam program KB, dan bukan hanya dibebani kepada kaum wanita. Meski Dedi sempat mengatakan jika tindakan tersebut akan dijadikan syarat penerima bansos, tak lama ia mengklarifikasi bahwa ucapan tersebut hanyalah sebuah anjuran, dan bukan aturan resmi.

Sayangnya, pernyataan tersebut memicu kekhawatiran masyarakat jika nantinya prosedur ini benar-benar dijadikan syarat untuk mendapatkan bansos. Sebagai tambahan, vasektomi merupakan pilihan kontrasepsi bagi pria yang aman. Prosedur ini biasanya dilakukan oleh dokter profesional di bidang spesialis urologi.

Vasektomi adalah prosedur kontrasepsi permanen yang dilakukan pada organ seksual pria untuk membatasi perpindahan sperma selama berhubungan seksual. Jika anda mempertanyakan soal keamanannya, perlu diketahui jika prosedurnya aman dan sangat efektif untuk mencegah kehamilan yang tidak direncanakan.

Foto : Ilustrasi/Unsplash