DPMPTSP Kutim Kebut Izin Permanen KEK Maloy

Jakarta, GPriority.co.id – Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kutai Timur (Kutim) berupaya mempercepat izin operasional permanen Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Maloy Batuta Trans Kalimantan (MBTK).

Kepala DPMPTSP Kutim, Darsafani S.Sos, M.Si mengatakan pihaknya tengah mempercepat segala izin terkait operasional salah satu diantara 20 KEK yang ada di Indonesia tersebut.

Mantan Kepala Dinas Perindakop dan UMKM Kutim itu menuturkan, telah mendapatkan izin operasional di Kementerian Kelautan dan Perikanan. Sisanya, dia menyebut berada di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) serta Kementerian Perhubungan (Kemenhub).

“Kalau di KKP sudah mendapat izinnya, nah yang di KLHK terkait AMDAL ini baru berproses, kemarin sudah rapat pertemuan,” kata Darsafani saat ditemui GPriority usai Rakornas KEK 2024 di Hotel Borobudur, Jakarta, Selasa (23/4).

Menurutnya, jika proses perizinan di KLHK selesai tinggal di Kemenhub untuk izin pelabuhan.

“Kita lagi menunggu proses ini (izin AMDAL KLHK), setelah keluar perizinan ini akan di teruskan ke Kemenhub tentang izin pelabuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Darsafani mengungkapkan sudah banyak investor yang ingin berinvestasi di KEK Maloy terutama di sektor perkebunan. Dia pun menargetkan penyelesaian semua perizinan pada 2 bulan kedepan.

“Insya Allah dua bulan kedepan sudah selesai, yang paling rumit ini izinnya di AMDALnya. Kalau semua sudah keluar, semua investor perkebunan sawit di Kutim itu akan kami rekomendasikan pabriknya di KEK Maloy,” ucapnya.

Foto: kekmbtk.co.id