Emosi, Ni Luh Djelantik Geram Bali Tak Seperti Dulu Gegara Wisman Berulah!

Jakarta, GPriority.co.id – Aktivis wanita yang juga merupakan senator DPD RI terpilih 2024-2029, Ni Luh Djelantik, belum lama mengungkapkan emosi-nya usai bercerita terkait kondisi Bali saat ini melalui podcast ‘Close The Door’ milik Deddy Corbuzier.

Tanah kelahirannya yang selama ini dianggap sakral tersebut, mulai mengalami perubahan. Beberapa waktu lalu, diketahui banyak wisatawan mancanegara yang berulah di Bali.

“Ada WNA yang sampai segitunya masuk ke airport dan menabrak orang dan kendaraan, ada WNA yang ditengah-tengah jalan menampar seorang perempuan, ada WNA yang memukul seorang Polisi dan banyak lagi hal yang terjadi,” ungkap Ni Luh Djelantik dalam video yang diunggah di YouTube pada Selasa (25/6) lalu.
Dalam hal ini, banyak juga yang beranggapan jika wisatawan lokal mendapatkan perlakuan berbeda dengan wisatawan mancanegara. Bahkan Bali tidak ramah bagi wisatawan lokal saat ini.

Begitupun dengan aksi dari wisatawan mancanegara yang makin menjadi-jadi. Satu hal yang disoroti Ni Luh Djelantik berkaitan dengan sebuah acara negatif yang dibalut dengan olahraga, yoga. Ni Luh Djelantik beranggapan jika beberapa wisman saat ini sudah terbuka untuk membuat acara pertemuan yang mengarah pada aktivitas seksual dengan berkedok acara olahraga.

“Ada oknum-oknum wisatawan yang merasa Bali tempat yang aman dan nyaman. Mereka membuat pertemuan, kelas-kelas yang mengarah kepada gerakan yang secara kasat mata, tidak patut. Melakukan itu beramai-ramai, walaupun tetap pakai baju. Tapi body language mereka mengarah pada kegiatan seksual,” cerita Ni Luh Djelantik.

Satu-satunya cara untuk mengurangi permasalahan yang ditimbulkan oleh wisatawan asing, menurut Ni Luh Djelantik adalah dengan melakukan tindakan yang tegas. Tindakan tegas tersebut yaitu dengan menyaring wisatawan yang akan masuk, bukan hanya ke Bali tapi juga Indonesia.

Foto : Instagram / @niluhdjelantik