Jakarta, GPriority.co id – Penelitian yang diterbitkan dalam jurnal Work and Occupations menyebutkan, terdapat perubahan signifikan antara cara mengatur waktu, keaktifan di tempat kerja, serta kehidupan pribadi.
Hasil penelitian itu menyebut, karyawan dengan manajemen waktu lebih baik umumnya lebih siap untuk menghadapi stres. Sedangkan karyawan yang kesulitan dalam memenej waktu, cenderung mengalami stres, gangguan tidur, kecemasan, depresi, hingga masalah kesehatan mental lainnya.
Selain itu, pengaturan waktu yang buruk di tempat kerja juga dapat memicu gejala burn out, yang disebabkan kurangnya memiliki waktu untuk kehidupan sosial, keluarga, dan kesehatan.
Dari penelitian tersebut membuktikan manajemen waktu yang baik sangat diperlukan manusia. Meski seringkali menjadi sesuatu yang sangat sulit dilakukan, manajemen waktu bia membuat pola hidup lebih teratur dan mencegah burn out.
Oleh karena itu, berikut dijelaskan beberapa cara memenej waktu yang efektif agar hidup lebih teratur dan mencegah burn out.
Ketahui Tujuan
Waktu lebih mudah diatur jika seseorang tahu apa yang ingin dicapai atau lakukan di hari itu. Misalnya, pencapaian dalam karier atau kehidupan pribadi atau kegiatan apa saja yang akan dilakukan.
Setelah mengetahui gambaran besarnya, susun beberapa kegiatan jangka pendek atau menengah. Tetapkan action plan ke dalam poin-poin. Cara ini bisa membantu Anda agar fokus pada perencanaan dan mencapai keinginan.
Tentukan prioritas
Menentukan skala prioritas sangat diperlukan untuk mengetahui aktivitas mana yang lebih penting. Dengan begitu, tidak satupun kegiatan penting yang terbengkalai.
Menentukan skala prioritas juga bisa dilakukan dengan membuat daftar prioritas berdasarkan matriks manajemen waktu:
Kuadran 1: Mendesak dan penting
Kuadran 2: Tidak mendesak, tetapi penting
Kuadran 3: Mendesak, tetapi tidak penting
Kuadran 4: Tidak mendesak dan tidak penting
Kelompokkan kegiatan berdasarkan matriks manajemen waktu tersebut dan tempelkan di buku harian, dinding, gadget, atau di tempat-tempat yang mudah dilihat.
Beri Deadline
Menetapkan deadline pada suatu pekerjaan dapat memudahkan diri Anda dalam memilah pekerjaan mana yang perlu diselesaikan lebih dulu dan mana yang bisa ditunda. Selain itu, deadline berfungsi untuk membuat orang lebih terpacu dalam mencapai tujuan.
Hindari Multitasking
Salah satu tujuan membuat daftar prioritas dan deadline adalah untuk menghindari melakukan beberapa pekerjaan dalam satu waktu sekaligus atau multitasking.
Beberapa orang memang mahir melakukan multitasking, namun adapula yang tidak. Bagi orang yang tidak terbiasa, multitasking mungkin bukan cara yang tepat untuk mengatur waktu. Mengerjakan tugas atau aktivitas satu persatu dapat membuat pikiran lebih fokus dan konsentrasi.
Minta Bantuan Orang Lain
Tidak semua pekerjaan bisa dilakukan sendiri. Oleh karena itu, bantuan orang lain akan sangat diperlukan. Terutama ketika beberapa pekerjaan tidak dapat diselesaikan sendiri.
Serahkan beberapa pekerjaan kepada bawahan atau rekan satu tim. Temukan orang yang kompeten, dapat diandalkan, dan juga bertanggung jawab terhadap pekerjaan.
Gunakan Waktu Istirahat
Waktu istirahat sebaiknya tidak Anda gunakan untuk bekerja. Meski tampak efektif karena berkaitan dengan memotong waktu luang, akan tetapi cara ini sebenarnya kurang tepat dan berisiko menyebabkan stres dan kelelahan meningkat.
Tetap gunakan waktu luang untuk beristirahat dan melakukan berbagai kegiatan yang dapat membuat tubuh Anda rileks dan nyaman. Misalnya berjalan-jalan sebentar keluar ruangan setidaknya 30 menit, sebelum kembali lagi pada pekerjaan tersebut.
Beri Penghargaan Pada Diri Sendiri
Ketika berhasil memenej waktu dengan baik serta merasakan dampak positifnya, berikan self-reward untuk diri Anda. Hal ini diperlukan untuk menghargai kedisplinan dan hasil yang telah Anda capai. (Vn)
