HUT ke-30 Kabupaten Halteng Digelar Sederhana Namun Penuh Khidmat

GPRIORITY – WEDA – Hari Ulang Tahun (HUT) ke-30 Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng) digelar secara sederhana namun penuh khidmat, Sabtu (31/10/2020).

Di mana pelaksanaan HUT yang dilaksanakan di Pondopo Falcino Weda ini dilakukan dengan upacara adat yang dipimpin langsung Bupati Drs. Edi Langkara, MH, yang didampingi Wakil Bupati Abdul Rahim Odeyani, SH, MH, anggota DPRD dan OPD, tokoh agama, serta tokoh adat, telah dengan berjalan lancar.

Bupati Edi Langkara menyampaikan terima kasihnya kepada semua komponen masyarakat dalam menjaga komitmen bersama hingga memutuskan mata rantai Covid-19 secara terintegrasi yang melibatkan lintas stakeholder dalam mengendalikan penyebaran virus. “Di HUT ke 30 semoga kita menjaga komitmen dalam mengawal pembangunan yang sedang berlangsung ini,” ucapnya. 

Bupati Edi Langkara, diujung sambutannya sambil meneteskan air mata menyampaikan capaian hasil pembangunan selama 3 tahun pembangunan Elang-Rahim. “Di momentum hari Ulang Tahun yang ke 30 ini, pelaksanaannya dirasakan berbeda dengan tahun sebelumnya, sebab saat ini bangsa dan negara kita bahkan dunia, dilanda Wabah Covid 19 yang tidak hanya berdampak pada kesehatan ,bantuan sosial dan penguatan ekonomi produktif melalui dinas perindagkop, dinas perikanan, dinas pertanian, Dinas ketahananan pangan, dinas perhubungan dan dinas pariwisata,” ujarnya.

Bupati menyatakan, tepatnya 31 oktober pada 30 tahun lalu Halmahera Tengah resmi berdiri menjadi sebuah daerah  otonom yang kini bersama-sama merefleksikan kembali sejarah perubahan dan peradaban Negeri Fagogoru ini. “Kita memastikan agar tidak ada kelompok masyarakat yang terabaikan dalam proses dan  pelayanan pembangunan,”ungkap Bupati yang akrab dipanggil Elang ini. 

Perayaan HUT ke 30 tahun kali ini mengambil tema ” Kita Fagogoru”. Tema tersebut kata Bupati, memaknai filosofi Ngaku Rasai, Budi re Bahasa, Sopan Hormat, Mitat re meymoe yang menjadi bagian yang tidak terpisahkan dalam derap langka kehidupan masyarakat.

“Fagogoru tidak sekedar menjadi simbol belaka melainkan memilki nilai patriotisme sekaligus spirit perjuangan yang perlu diaplikasikan dalam prilaku setiap orang untuk pembangun kesetaraan dan keadilan menuju Halmahera Tengah yang sejahtera,”tutur Bupati.

Ia menyatakan, Halteng telah mencapai 30 tahun, namun secara de fakto pemerintahan di daerah ini  melaksanakan fungsi pelayanannya di Weda baru dalam usia  kurang lebih 13 tahun dalam kurun waktu 17 tahun. 

Sebelumnya menyaksikan dan merasakan betapa sulitnya akses transportasi darat dan laut dari  wilayah fagogoru ke pusat-pusat pemerintahan dan perdagangan saat itu.Akan tetapi lanjutnya, kini telah menikmati lancarnya  transportasi laut dan darat dari Weda ke Patani-Gebe dan sebaliknya. Bahkan kini adanya transportasi langsung melalui tol laut dari Weda ke Surabaya untuk mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

“Elang-Rahim berkomitmen pembangunan akan terus dipacu untuk menjangkau dan mengangkat derajat seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan suku dan agama serta warna-warninya pilihan politik,” ujar Elang. 

Sebelumnya Pemda Halteng Jumat (30/10/2020) kemarin, memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW yang diisi dengan tausiyah dan Dzikir bersama yang menghadirkan KH Abah Raudah Bahar Al Bakrie.

Bupati pada kesempatan itu mengatakan,” Maulid Nabi jatuh pada 30 Oktober tahun 2020.Ini berarti tinggal sehari lagi kita memasuki tanggal 31 Oktober, dimana kita akan memperingati hari ulang tahun Kabupaten Halmahera Tengah. Dari keteladanan Nabi Muhammad SAW menjadi motivasi kita untuk terus melayani masyarakat. Memang seorang pemimpin tentu tak luput dari kesalahan dalam merumuskan dan membuat kebijakannya. Semoga tauziah dan nasehat yang diberikan KH. Abah Raudah Bahar Al Bakre bisa menuntun kami untuk selalu taat dan selalu ikhtiar tentang kebaikan dalam rangka mengabdi kepada daerah yang kita cintai ini,” tutupnya. (wmj)

Related posts