Imbas Insiden KRL Tertabrak KA Argo, KAI Nonaktifkan Sementara Stasiun Bekasi Timur

Peristiwa KRL Commuter Line ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Selasa (27/4) malam/Foto Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – PT Kereta Api Indonesia (KAI) menyatakan bahwa Stasiun Bekasi Timur untuk sementara waktu tidak melayani aktivitas naik dan turun penumpang.

Kebijakan ini diambil menyusul peristiwa KRL Commuter Line ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, pada Senin (27/4) malam.

KAI menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan akibat kejadian tersebut.

“Kami menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh pelanggan atas ketidaknyamanan yang terjadi. Saat ini fokus utama kami adalah penanganan di lokasi serta memastikan keselamatan dan layanan bagi pelanggan tetap terpenuhi,” ujar VP Corporate Communication KAI, Anne Purba di Jakarta, Selasa (28/4).

Bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan kereta api, untuk sementara waktu dapat menggunakan layanan melalui Stasiun Bekasi hingga ada pemberitahuan lebih lanjut. Sementara itu, operasional perjalanan menuju lintas Bekasi juga masih mengalami penyesuaian seiring proses penanganan di lapangan.

KAI terus berkoordinasi dengan berbagai pihak terkait untuk mempercepat proses penanganan dan pemulihan layanan, agar operasional dapat kembali normal secepatnya. Informasi terbaru akan disampaikan secara berkala melalui kanal resmi KAI.