Indonesia-Swiss Tingkatkan Kerja Sama Bidang Ketenagakerjaan

Jenewa, GPriority.co.id – Seiring agenda Konferensi Perburuhan International (International Labour Conference, Jenewa, Pemerintah Indonesia dan Swiss berikrar untuk  memperkuat kerja sama di bidang ketenagakerjaan yang memberikan banyak manfaat bagi pekerja dan pengusaha di kedua negara.

Dalam rilisnya yang dikeluarkan pada Kamis (12/6), Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) menyebut Sekretaris Jenderal Kemnaker, Anwar Sanusi melalukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Negara untuk Urusan Ekonomi, Pendidikan, dan Penelitian Swiss, Boris Zürcher.

Pertemuan itu membahas isu Transisi Adil (Just Transition) untuk memastikan pekerja dan pengusaha tidak terdampak negatif oleh perubahan ekonomi. Bahasan lain ialah persiapan untuk pertemuan Kelompok Kerja Bersama (Joint Working Group/JWG) Indonesia-Swiss yang akan diadakan di Labuan Bajo, Indonesia, pada November 2024. JWG adalah dialog antara Indonesia dan Swiss yang diadakan setiap tahun dan melibatkan unsur tripartit (pekerja, pengusaha, dan pemerintah) masing-masing negara.

Selain itu juga menghasilkan berbagai kesepakatan penting diantaranya, perpanjangan Nota Kesepahaman (MoU) antara Indonesia dan Swiss. MoU ini telah menjadi kerangka kerja yang penting untuk berbagai inisiatif bersama. Menurut Sanusi, dengan dengan memperpanjang MoU, Indonesia dapat terus membangun capaian yang sudah ada dan mengeksplorasi area kerja sama baru yang menguntungkan kedua negara.

Pada kesempatan yang sama, kedua delegasi pun membahas kerja sama pengembangan Better Work dari ILO yang telah meningkatkan kondisi kerja di Indonesia. Termasuk membahas Perjanjian Pertukaran Tenaga Kerja Muda (AEYP) untuk meningkatkan partisipasi pekerja muda Indonesia di Swiss.

Foto : Kemnaker