Ini Sebab Pulau Jawa Dingin

Belakangan ini masyarakat di Pulau Jawa selalu merasa kedinginan pada saat malam dan pagi tiba.

Menurut Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), fenomena ini bukan terjadi karena Covid-19, tetapi dikarenakan ada fenomena Bediding atau kondisi lebih dingin pada periode puncak musim kemarau.Fenomena Bediding terjadi dikarenakan, angin yang bertiup dominan timuran dari Benua Australia membawa massa udara yang umumnya bersifat lebih kering dan dingin.

“Terlebih saat ini di Benua Australia sedang mengalami puncak musim dingin. Demikian juga angin monsun Australia yang melewati perairan Samudera Indonesia, di mana suhu permukaan laut juga relatif lebih dingin,” jelas Kepala Sub Bidang Produksi Informasi Iklim dan Kualitas Udara Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG), Siswanto dalam siaran persnya pada Kamis pagi (8/7/2021).

Tak hanya itu, menurut Siswanto,Langit yang cenderung bersih dari awan atau clear sky akan menyebabkan panas radiasi balik gelombang panjang ini langsung dilepaskan ke atmosfer luar juga menjadi alasan kenapa udara dekat permukaan terasa lebih dingin, terutama pada malam hingga pagi hari.

Siswanto berharap masyarakat tidak perlu khawatir dengan fenomena Bediding ini dikarenakan fenomena ini biasa terjadi saat menuju puncak musim kemarau.(Hs.Foto.dok.BMKG)

Related posts