Inovasi Baru China: Buat Drone Seukuran Nyamuk Untuk Mata-Mata

Inovasi Baru China: Buat Drone Seukuran Nyamuk Untuk Mata-Mata Inovasi Baru China: Buat Drone Seukuran Nyamuk Untuk Mata-Mata

Jakarta, GPriority.co.id – Soal inovasi, rasanya China selalu jadi yang terdepan. Baru-baru ini, negara tersebut mengeluarkan inovasi terbaru teknologi kamera drone seukuran nyamuk untuk mata-mata.

Diluncurkan oleh National University of Defence Technology (NUTD), kamera drone tersebut bukan hanya seukuran nyamuk, tetapi bentuknya pun benar-benar menyerupai serangga itu.

Drone seukuran nyamuk ini dirancang untuk keperluan pengintaian serta misi khusus di medan perang. Hebatnya, kamera ini juga dilengkapi dengan fitur mikrofon ultra-mini untuk mengumpulkan gambar, suara, hingga sinyal elektronik.

Dengan ukurannya yang benar-benar kecil dan menyerupai nyamuk, drone tersebut hampir tidak terlihat oleh mata manusia. Terlebih lagi, drone ini juga bisa lolos dari deteksi radar konvensional.

Sayangnya, inovasi kamera drone seukuran nyamuk ini mendapat kritikan dari para pakar pertahanan. Mereka menilai, teknologi tersebut dapat membahayakan operasi intelijen serta pengawasan di area yang sulit dijangkau oleh oleh drone pada umumnya. Misalnya saja di dalam ruangan.

Meski diklaim efektif untuk spionase, namun keterbatasan jangkauan dan daya tahan kamera drone tersebut kurang cocok untuk jangka panjang.

Di samping itu, muncul juga kekhawatiran jika teknologi drone seukuran nyamuk ini dapat disalahgunakan oleh oknum penjahat yang ingin mencuri data pribadi atau menyusup ke sebuah perusahaan.

Selain teknologi ini, China juga memiliki teknologi senjata baru yang memungkinkan untuk menembak 3000 kali per menitnya, tanpa mesiu.

Senjata koil elektromagnetik tanpa kapasitor tersebut menggunakan baterai lithium-ion, yang dikontrol dengan teknologi AI.

Foto : Dok. News 18