Integrasi Bantuan Sosial Menuju Skema Perlindungan Sosial

Sultra,Gpriority-Untuk mempertajam kawalan Pemprov Sultra terkait Program Prioritas Rekomendasi Bappenas, wartawan Majalah Gpriority berkesempatan mewawancarai sejumlah Kepala Dinas Prov. Sultra pada Kamis (4/11/2021).

Kepala Dinas Sosial Sultra, Armunanto membahas salah satunya “Integrasi Bantuan Sosial Menuju Skema Perlindungan Sosial”.

Armunanto mengatakan salah satu program utama Gubernur dalam rangka pengentasan kemiskinan, untuk tahun 2021 ini Pemprov Sultra melalui Dinas Sosial Sultra mengalokasikan anggaran Rp. 600 juta, yang terdiri dari 500 juta untuk pendekatan pengentasan kemiskinan kepada orang per orang sejumlah 222 KPM (keluarga penerima manfaat), sasarannya di Kabupaten Konawe Kecamatan Soropia. Selanjutnya lagi kurang lebih 100 juta diperuntukkan masih di Kabupaten Konawe Kecamatan Soropia. Yang pertama, 500 juta itu untuk 10 Desa, dan 100 juta lebih untuk tiga desa diperuntukkan bagi 3 kelompok karang taruna dan 25 KPM.

“Saya kembali jelaskan yang 500 juta juga diberikan kepada yang 222 KPM itu adalah masyarakat yang rentan dengan kemiskinan,” ujar Armunanto.

Kata Armunanto, mereka memiliki usaha-usaha perorangan yang masa pandemi ini nyaris usahanya mati, sehingga pemerintah dalam hal ini Dinsos Sultra memberikan bantuan stimulan yaitu sebesar 2 juta per KPM. Usaha-usaha mereka contohnya pembuat dan penjual kue, kemudian pengumpul dan penjual ikan, pembuat dan penjual atap rumbia, kios-kios kecil, dan lain-lain. “Inilah yang kami berikan bantuan kepada mereka sehingga mudah-mudahan dengan bantuan ini usaha mereka jangan sampai kolaps atau mati karena persoalan pandemi,” ungkapnya.(Adv)

Related posts