Jepang Alami Kelangkaan Matcha, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Jepang Alami Kelangkaan Matcha, Ternyata Ini Penyebab Utamanya Jepang Alami Kelangkaan Matcha, Ternyata Ini Penyebab Utamanya

Jakarta, GPriority.co.id – Siapa yang tak mengenal matcha? Matcha merupakan bubuk teh hijau yang berasal dari Jepang.

Sayangnya, saat ini matcha dilaporkan alami kelangkaan di negeri asalnya.

Bahkan, sejumlah toko minuman di Jepang juga mulai berhenti menjual matcha untuk sementara waktu.

Kelangkaan matcha di Jepang dikaitkan dengan proses pembuatannya yang membutuhkan waktu lama dan rumit.

Matcha dengan kualitas premium yang dihasilkan dari daun teh terbaik, hanya dipanen sekali dalam setahun, tepatnya pada musim semi.

Sebenarnya, pada musim lain seperti musim panas dan gugur tetap dilakukan panen matcha.

Namun, kualitasnya berbeda dari yang dipanen di musim semi dan terkadang juga kurang diminati.

Di saat panen matcha terbatas, lonjakan permintaan matcha justru semakin meningkat.

Para produsen matcha pun menjadi sulit untuk memenuhi permintaan pasar.

Ditambah lagi, bahan baku utama pembuatan matcha, daun teh tencha, cukup langka di Jepang.

Hal ini lah yang akhirnya membuat toko minuman dan produsen matcha di Jepang membatasi pembelian matcha.

Bahkan, ada juga yang menghentikan penjualan matcha seperti Ippodo Tea, hingga awal tahun 2025.

Singapura dan Australia Ikut Kena Imbas

Selain di Jepang, penjualan matcha di Singapura dan Australia juga ikut langka.

Karena kelangkaannya, harga matcha di dua negara tersebut melonjak hingga 10-15% dari harga normal.

Selain itu, dilakukan juga pembatasan pembelian matcha untuk mencegah penimbunan dan penjualan kembali.

Kelangkaan matcha ini tentunya menjadi tantangan tersendiri untuk industri teh di Jepang.

Saat ini produsen matcha di Jepang juga akan mengatur ulang strategi produksi dan distribusi matcha.

Foto : Ilustrasi / Shutterstock