Kalah dari Inter Milan, Kiper Cremonese Emil Audero Dilempar Flare

Cremona, 2 Februari 2026 – Insiden mendebarkan mengguncang laga Serie A antara Cremonese dan Inter Milan di Stadion Giovanni Zini, kandang Cremonese. Kiper Timnas Indonesia, Emil Audero, menjadi sasaran pelemparan flare dari suporter tamu Inter tepat menit ke-48 babak kedua, meski pertandingan berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk Inter.

Flare dilempar dari tribun suporter Inter dan meledak dekat Audero yang sedang sendirian di kotak penalti. Ledakan keras disertai asap tebal membuat kiper berusia 30 tahun itu terjatuh sambil memegang telinga kanannya. Audero mengalami gangguan pendengaran sementara di telinga kanan serta luka bakar ringan di kaki kanan, tapi tetap melanjutkan pertandingan usai mendapat perawatan medis di lapangan.

Pelatih Cremonese Davide Nicola mengecam keras insiden ini. “Saya ketakutan melihat akhir insiden dari pinggir lapangan, tapi lega Audero bisa lanjut bermain meski terluka. Ini insiden yang dapat diberantas jika kita mau, terlepis siapa pelakunya. Saya minta pihak berwenang tingkatkan budaya olahraga dan cari solusi,” tegas Nicola usai laga di situs resmi klub.

Pemeriksaan pasca-laga di RS Cremona memastikan Audero tidak mengalami cedera serius. Ia dipulangkan malam itu dengan istirahat dan monitoring lanjutan. Profesionalismenya dipuji Presiden Inter Beppe Marotta yang juga mengutuk ulah suporternya sendiri. “Sepakbola harus sepenuhnya terlepas dari insiden semacam ini. Kami mengutuk sekeras-kerasnya,” ujarnya.

Sementara, Lautaro Martinez, Kapten Inter Milan menunjukan amarahnya kepada oknum suporter dan mengingatkan jika Emil Audero juga pernah berjasa kepada Inter Milan. Seperti diketahui, Emil Audero berkontribusi untuk Inter Milan selama masa pinjaman musim 2023/2024 dengan 6 penampilan di semua kompetisi, termasuk debut di Liga Champions UEFA

Adapun Cremonese sendiri merencanakan evaluasi medis besok untuk pastikan pemulihan penuh Audero. Disisi lain pelaku suporter Inter mengalami nasib tragis karena petasan kedua meledak di tangannya, menyebabkan kehilangan 3 jari. Ia dirawat di RS Cremona dan sudah diidentifikasi La Gazzetta serta Corriere della Sera. Polisi akan menangkapnya beserta larangan masuk stadion. Insiden ini memicu investigasi Serie A dengan potensi sanksi berat bagi Inter Milan.Netizen Indonesia membanjiri Instagram Inter dengan kecaman pedas, sementara PSSI dan Cremonese memantau kondisi Audero. Emil Audero belum beri tanggapan resmi, tapi ketangguhannya kini jadi sorotan positif di tengah kontroversi ini.

Foto : IG Emil Audero