Kebanyakan Minum Matcha Bisa Ganggu Kadar Zat Besi Dan Tingkatkan Anemia!

Minum matcha berlebihan ternyata tak baik untuk kesehatan/Foto : Ilustrasi Dok. iStock Minum matcha berlebihan ternyata tak baik untuk kesehatan/Foto : Ilustrasi Dok. iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Minuman matcha belakangan ini banyak digemari, terutama di kalangan anak muda. Minuman berwarna hijau ini disebut memiliki manfaat kesehatan.

Namun, menurut sebuah penelitian yang dilansir dari NY Post menyebut, kebanyakan minum matcha justru dapat berisiko buruk untuk tubuh. Selain mengganggu kadar zat besi, mengonsumsi minuman ini dalam kadar banyak juga bisa meningkatkan anemia dan membuat penikmatnya merasa lemah dan lelah.

Zat besi sendiri merupakan komponen kunci hemoglobin, protein dalam sel darah merah yang mengangkut oksigen dari paru-paru ke seluruh tubuh. Zat besi juga penting untuk perkembangan otak, produksi hormon, hingga fungsi sel secara keseluruhan.

“Matcha mengandung tanin yang berikatan dengan zat besi non-heme, yang merupakan bentuk zat besi yang ditemukan pada tumbuhan, dan pada gilirannya dapat menghalangi kemampuan tubuh Anda untuk menyerap mineral tersebut,” ujar Farzanah Nasser, seorang ahli gizi.

Jika dikonsumsi berlebihan, matcha dapat menyebabkan kekurangan zat besi yang kini telah mempengaruhi sekitar 10 juta orang di AS. Sementara 5 juta orang AS lainnya mengalami anemia akibat terlalu banyak mengonsumsi matcha.

Seseorang yang kekurangan zat besi akan merasakan beberapa gejala seperti kelelahan ekstrem, kulit pucat, sesak napas, sakit kepala, pusing, hingga kuku yang rapuh.

“Minum matcha saat atau setelaj makan memiliki efek penghambatan penyerapan zat besi yang lebih kuat. Disarankan untuk memberi jeda waktu satu hingga dua jam setelah atau sebelum makan, jika ingin mengonsumsi matcha,” ujar seorang ahli nutrisi.

Selain itu, para ahli juga menyarankan untuk lebih banyak mengonsumsi makanan dan minuman yang kaya akan vitamin C seperti jeruk dan paprika, untuk meningkatkan penyerapan zat besi. Batas konsumsi matcha yang aman yaitu satu cangkir setiap hari.

Jika dilihat dari sisi sejarah dan manfaatnya, minuman matcha sebenarnya telah menjadi minuman pokok di Jepang selama berabad-abad. Saat ini, banyak yang menjadikan matcha sebagai pilihan minuman untuk dikonsumsi pada pagi hari. Termasuk bagi mereka yang menerapkan gaya hidup sehat. Pasalnya, matcha disebut sebagai alternatif minuman yang lebih sehat dibandingkan kopi.

“Matcha mengandung asam amino yang disebut i-theanine, yang dikenal karena efek menenangkannya. Kemudian dikombinasikan dengan kandungan kafein alami matcha, akan memberikan efek dorongan energi yang lebih baik kepada penikmatnya, tanpa rasa cemas dan gelisah seperti saat kita mengonsumsi kopi,” jelas Sarah Martel, seorang ahli diet bersertifikasi.