Kemendag: Trade Expo Indonesia ke-39 Fokus pada Tiga Zona Produk Unggulan

Jakarta, GPriority.co.id – Kementerian Perdagangan (Kemendag) akan menyelenggarakan Trade Expo Indonesia (TEI) ke-39 dengan target nilai transaksi mencapai US$15 miliar atau sekitar Rp243,7 triliun.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN), Didi Sumedi, mengungkapkan bahwa TEI ke-39 akan dilakukan secara offline tanpa adanya penyelenggaraan secara hybrid seperti tahun-tahun sebelumnya.

“TEI kali ini akan dilaksanakan secara offline, jadi tahun ini kita tidak lakukan secara online,” ungkap Didi dalam peluncuran Trade Expo Indonesia (TEI) 2024 di Kantor Kemendag, Jumat (31/5).

Didi juga menjelaskan bahwa TEI ke-39 akan dibagi menjadi tiga zona, yaitu zona 1 yang berfokus pada produk makanan dan minuman serta pertanian, zona 2 yang memuat produk manufaktur dan zona 3 yang meliputi produk rumah tangga, mesin, dan jasa.

Selain itu, pada TEI 2024 juga akan diadakan Jakarta Muslim Fashion Week (JMFW) sebagai bagian dari promosi Indonesia sebagai pusat industri halal dan fashion muslim dunia.

Pada TEI 2023 yang diselenggarakan secara hibrida, tercatat partisipasi 1.200 peserta, dengan jumlah pengunjung lokal dan mancanegara mencapai 38.929 orang, serta capaian transaksi sebesar US$30,5 miliar atau sekitar Rp495,7 triliun.

Foto: GPriority