Kesimpulan Debat Terakhir Pilkada DKI Jakarta, Sudah Yakin Tentukan Pilihan?

Kesimpulan Debat Terakhir Pilkada DKI Jakarta, Sudah Yakin Tentukan Pilihan? Kesimpulan Debat Terakhir Pilkada DKI Jakarta, Sudah Yakin Tentukan Pilihan?

Jakarta, GPriority.co.id – Debat terakhir Pilkada DKI Jakarta telah resmi digelar pada Minggu (17/11) kemarin di Hotel Sultan, Jakarta.

Sebentar lagi, masyarakat DKI Jakarta akan menuju Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 27 November mendatang.

Pada debat terakhir Pilkada DKI Jakarta kemarin mengusung tema perkotaan dan perubahan iklim.

Jika anda melewatkannya, berikut ini kesimpulan debat terakhir Pilkada DKI Jakarta dari ketiga paslon cagub-cawagub.

Soal Kemacetan Jakarta

1. Ridwan Kamil – Suswono

Akan menerapkan kebijakan bekerja dari rumah (WFH) secara bergantian, pada industri tertentu.

2. Dharma Pongrekun – Kun Wardana

Membuat program tujuh hari satu jalan layang (overpass) dan lintas bawah (underpass) untuk menghindari lampu merah.

3. Pramono Anung – Rano Karno

Membangun area parkir kendaraan pribadi yang ada di dekat sarana transportasi publik, yang jaraknya 500 meter dari rumah warga. Selain itu menggratiskan transportasi publik untuk 15 golongan masyarakat Jakarta.

Soal Banjir Jakarta

1. Ridwan Kamil – Suswono

Membangun waduk dan sumur resapan untuk mengatasi banjir, sehingga laju air tidak langsung ke Jakarta.

2. Dharma Pongrekun – Kun Wardana

Mengatasi banjir dengan sistem beton berpori (permeable concrete system), sehingga pori-pori beton bisa menyerap 600 liter air per meter persegi per menit, juga membuat kolam pipi monyet.

3. Pramono Anung – Rano Karno

Membangun waduk, normalisasi sungai, dan menambah jumlah sumur resapan.

Soal Kehidupan Masyarakat

1. Ridwan Kamil – Suswono

Menawarkan pembangunan rumah tinggal yang dibuat tiga sampai lima lantai, dan melempar statement bawah mantan Gubernur Ahok lah yang paling banyak melakukan gusuran.

2. Dharma Pongrekun – Kun Wardana

Mengingatkan jika pembangunan tanggul laut raksasa harus juga memikirkan nelayan, sehingga masyarakat pesisir wajib dapat ganti rugi dari pemerintah pusat.

3. Pramono Anung – Rano Karno

Melakukan penataan pedagang kaki lima di taman yang ada di Jakarta, untuk meningkatkan perputaran ekonomi.

Soal Polusi di Jakarta

1. Ridwan Kamil – Suswono

Membangun hunian di tengah kota dan menanam tiga juta pohon di Jakarta.

2. Dharma Pongrekun – Kun Wardana

Menerapkan teknologi tanpa lampu merah, memprioritaskan transportasi umum, dan menyiapkan energi terbarukan seperti biodiesel dari rumput laut, nipah, dan bakau.

3. Pramono Anung – Rano Karno

Memperluas rute JakLingko sehingga terkoneksi dengan transportasi umum lainnya.

Foto : Tangkapan Layar YouTube