Ujoh Bilang, Gpriority.co.id – Pasangan Calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati (Wabup) Mahakam Ulu (Mahulu) nomor 3 Angela Idang Belawan dan Suhuk unggul sementara dalam berbagai Quick Count di Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pilkada Mahakam Ulu (Mahulu). Komisi Pemilihan Umum (KPU) Mahulu mencatat tingkat partisipasi pemilih mencapai 80,52% dalam PSU Pilkada 2024.
Berdasarkan penghitungan suara sementara serta unggahan formukir model C Hasil KWK dari 77 TPS ke situs resmi: https://pilkada2024.kpu.go.id, diketahui paslon nomor 3 Angela- Suhuk mendapatkan 10.032 suara (48,12%), diikuti paslon nomor 2 (Novita-Arta) dengan 7 727 suara (37,06%) dan paslon nomor 1 (Yohanes-Juan) memperoleh 3.012 suara (14,45%).
Adapun total suara sah berjumlah 20.848 suara. Sementara data KPU Mahulu tercatat sebanyak 27.869 pemilih dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT). Ketua KPU Kabupaten Mahulu, Paulus Winarno Hendratmukti mengungkapkan dari jumlah total DPT itu hanya sebanyak 19,48 persen masyarakat dari jumlah DPT yang tidak menggunakan hak pilihnya pada PSU Pilkada Mahulu di tahun 2025 ini.
Dengan kata lain tingkat partisipasi pemilih dalam PSU Pilkada 2024 mencapai 80,52%. Jumlah itu menempati peringkat pertama di antara kabupaten dan kota se- Kalimantan Timur (Kaltim) dan melebihi target nasional yang ditetapkan KPU Republik Indonesia sebesar 77,5 persen.
Dirinya pun mengharapkan agar pemungutan suara ulang atau PSU Pilkada Mahulu 2024 yang dilaksanakan pada 24 Mei 2025 menjadi yang pertama dan terakhir. Menurutnya, KPU dan Pemda berkomitmen menjadikan PSU Pilkada Mahulu 2025 ini sebagai langkah akhir tanpa pengulangan di masa mendatang.
“Semoga apa yang sudah kita laksanakan di PSU ini menghasilkan hasil yang maksimal agar tidak ada lagi terjadi PSU di tahapan selanjutnya,” ujarnya. Meski demikian undang-undang tetap membuka peluang untuk PSU jika terjadi pelanggaran signifikan.
Di Jakarta, Ketua KPU RI Mochammad Afifuddin dalam konferensi pers di Kantor KPU RI, Jakarta, Senin (24/5) menyebut PSU Pilkada 2024 di Kabupaten Mahakam Ulu; Kota Palopo; dan Kabupaten Pesawaran, berjalan sukses, aman, dan lancar. Afif menegaskan PSU di ketiga wilayah itu diikuti dengan tingkat partisipasi pemilih relatif tinggi.
Dipaparkannya, PSU di Kabupaten Mahulu dilaksanakan di 77 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di lima kecamatan. “PSU di tanggal 24 Mei secara umum telah terlaksana dengan lancar. Tinggal kita menunggu hasil rekapitulasi berjenjang tingkat kecamatan dan tingkat kabupaten/kota,” katanya dikutip dari Antara.
Sebagai informasi, PSU di tiga daerah tersebut merupakan tindak lanjut dari putusan Mahkamah Konstitusi pada Senin, 24 Februari 2025. Saat ini, seluruh TPS di masing-masing lokasi PSU telah mengirimkan formulir C-hasil TPS untuk dilakukan rekapitulasi secara berjenjang.
Foto : Istimewa
