Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menyiapkan program beasiswa LPDP khusus Jakarta yang ditargetkan mulai berjalan pada 2027.
Program tersebut dirancang untuk membuka kesempatan bagi putra-putri Jakarta melanjutkan pendidikan magister atau S2 dan doktoral atau S3 di sejumlah perguruan tinggi luar negeri.
Berdasarkan informasi yang beredar melalui unggahan Instagram @ieltspresso, Pemprov DKI Jakarta menyiapkan anggaran sekitar Rp99,9 miliar untuk program tersebut. Dalam rancangan awal, dana itu diproyeksikan dapat membiayai hingga 100 penerima beasiswa atau awardee, yang terdiri atas 70 mahasiswa jenjang magister dan 30 mahasiswa jenjang doktoral.
Kepala Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Dr. Nahdiana, M.Pd., mengatakan anggaran program LPDP Jakarta telah masuk dalam skema beasiswa dan masih akan disesuaikan dengan hasil seleksi.
“Yang LPDP ini sudah masuk pada anggaran dengan skema beasiswa. Jadi untuk LPDP ini untuk S2 dan S3 di luar negeri. Anggarannya sudah dirancang, ini ada Rp99,9 sekian miliar yang diproyeksikan itu diterima untuk 100 orang penerima, tergantung nanti seleksi,” kata Nahdiana.
Program beasiswa luar negeri tersebut direncanakan mencakup 11 negara, yakni Amerika Serikat, Australia, Belanda, Inggris, Jepang, Jerman, Korea Selatan, Prancis, Singapura, China atau Tiongkok, serta Rusia.
Adapun daftar program studi yang dapat dipilih tidak akan ditentukan secara bebas. Jurusan yang masuk dalam kategori eligible akan disesuaikan dengan kebutuhan pembangunan Jakarta dan kebutuhan penguatan sumber daya manusia (SDM) di lingkungan Pemprov DKI.
Selain memperluas akses pendidikan tinggi, program LPDP Jakarta juga akan memberikan perhatian kepada masyarakat Betawi. Anak-anak Betawi disebut menjadi salah satu kelompok yang diprioritaskan sebagai bagian dari penguatan identitas dan kebudayaan Jakarta.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan kesempatan tersebut diharapkan dapat membantu putra-putri Betawi menempuh pendidikan hingga jenjang tertinggi, termasuk di luar negeri.
“Sebagian akan kami berikan untuk anak-anak Betawi, supaya mereka punya kesempatan sekolah setinggi mungkin, termasuk ke luar negeri,” ujar Pramono.
Program LPDP Jakarta merupakan bagian dari upaya Pemprov DKI meningkatkan kualitas sumber daya manusia sekaligus memperluas kesempatan pendidikan bagi warga Jakarta.
Pemerintah sebelumnya juga menyampaikan bahwa program tersebut ditargetkan mulai direalisasikan pada 2027 dan akan dikelola dengan skema yang disiapkan bersama LPDP pusat.
Meski demikian, jumlah penerima beasiswa masih dapat berubah. Sejumlah pembahasan terbaru menyebut kuota penerima akan disesuaikan dengan kebutuhan biaya pendidikan, hasil seleksi, serta kemampuan anggaran daerah.
Dengan adanya program ini, Pemprov DKI berharap lebih banyak warga Jakarta dapat mengakses pendidikan di universitas bereputasi dunia dan membawa kompetensi yang dibutuhkan untuk mendukung pembangunan Jakarta sebagai kota global.
