Jakarta,GPriority.co.id – Vitiligo adalah masalah kesehatan pada kulit yang terjadi ketika kondisi kulit tidak dapat memproduksi melanin atau senyawa yang menentukan warna kulit. Hal ini menyebabkan perubahan warna kulit yang tampak belang dari warna kulit asli.
Perlu diketahui, vitiligo bisa muncul di semua kalangan usia termasuk bayi dan tidak menular ataupun berbahaya. Namun, seringkali vitiligo membuat penderitanya kurang percaya diri karena penampilan warna kulit yang berbeda.
Vitiligo bisa terjadi karena penyakit autoimun. Penyakit autoimun adalah suatu kondisi dalam tubuh yang menyebabkan gagalnya sistem kekebalan tubuh dalam mengenali organisme asing yang ada di tubuh.
Akibatnya, sel tubuh yang tampak sehat justru dianggap sebagai organisme asing dan membuat sistem kekebalan tubuh menyerang tubuhnya sendiri. Sel-sel yang sehat seperti sel pigmen tubuh juga ikut terserang sehingga akibatnya proses pembentukan zat warna di tubuh jadi terhenti.
Salah satu cara yang bisa dilakukan apabila terkena penyakit kulit vitiligo adalah melindungi area yang terkena vitiligo dari sinar matahari. Kamu dapat mengenakan pakaian panjang atau tabir surya yang memiliki SPF 30, guna menghindari resiko terbakar sinar matahari pada tubuh.
Melansir dari Siloam Hospital, berikut cara pengobatan vitiligo dengan terapi untuk merangsang sel melanosit agar kembali memproduksi melanin yang memperbaiki penampilan kulit:
1. Topical Corticosteroid (TCS)
Terapi TCS diawali dengan uji coba selama tiga bulan dan dilakukan setiap hari. Tujuannya adalah menstabilkan dan meningkatkan repigmentasi kulit yang terlanjur mengalami bercak putih susu. TCS memiliki efek samping seperti stretch mark dan atrofi pada kulit.
2. Topical Calcineurin Inhibitor (TCI)
Pengobatan TCI merupakan pengembangan dari pengobatan TCS yang terdapat dalam dua bentuk, yaitu salep dan krim. Efek samping dari TCI pada orang dewasa lebih minim daripada TCS.
3. Imunomodulator Topical
Pengobatan ini secara umum lebih aman digunakan oleh pasien anak-anak. Apabila dikombinasikan dengan terapi sinar ultraviolet B akan menunjukkan efektivitas yang baik.
4. Terapi Cahaya
Terapi cahaya atau fototerapi dilakukan apabila bercak-bercak putih penderita vitiligo sudah menyebar cukup luas. Terapi ini menggunakan cahaya ultraviolet A (UVA) atau B (UVB) untuk mengembalikan warna kulit yang terkena vitiligo.
Pengobatan vitiligo yang dilakukan sejak dini dan teratur akan lebih efektif. Tapi, perlu diperhatikan bahwa sifat pengobatan vitiligo bukanlah menyembuhkan, melainkan hanya memperbaiki penampilan kulit. (Hn.)
