Jakarta, GPriority.co.id – Menteri Luar Negeri Republik Indonesia (Menlu RI) Sugiono menjamu Menlu Kroasia Gordan Grlic Radman, pada peringatan Hari Pahlawan Nasional, Senin (10/11).
Sebagaimana terpantau oleh GPriority di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri RI, Menlu Radman tiba di Kemlu RI pada pukul 11.00 WIB dan langsung disambut oleh Menlu Sugiono.
Dalam kesempatan tersebut, keduanya membahas berbagai isu kerja sama terutama pada bidang manufaktur dan industri di tanah air.
“Komitmen kami untuk bekerja sama dalam mengatasi masalah regional dan global dan bicara mengenai penyelesaiannya,” ujar Menlu Sugiono usai pertemuan berlangsung.
Sebagai informasi, kunjungan ini merupakan kunjungan perdana Menlu Radman ke Indonesia. Indonesia-Kroasia berkomitmen kerja sama pada bidang investasi, pendidikan, serta sektor makanan dan budaya, termasuk dalam bidang transisi energi, ekonomi, dan pembangunan.
Dalam pidatonya, Menlu Sugiono menyebut Indonesia siap berkomitmen menyediakan pekerja berkualitas asal tanah air untuk kemudian bekerja di Kroasia. Meski terdapat tantangan pada bahasa, namun Kroasia menilai Indonesia memiliki tenaga kerja dengan tanggung jawab yang baik.
“Mereka (Kroasia) beberapa kali menyebut tenaga kerja Indonesia punya tanggung jawab yang bagus dan secara kultur tak terlalu banyak perbedaan. Tantangannya hanya pada bahasa,” sebut Menlu Sugiono.
Untuk mengatasi hal tersebut, Kemlu RI melakukan pendekatan komprehensif dengan menyediakan pekerja terampil sekaligus memiliki bahasa asing yang memadai.
Kemlu RI telah melakukan koordinasi dengan sejumlah kementerian lain untuk memenuhi permintaan tenaga kerja Indonesia yang terampil di luar negeri. Langkah ini juga sebagai peningkatan kesejahteraan pekerja tanah air. Kendati demikian, jumlah pasti tenaga kerja masih dalam pembahasan mendalam.
Sementara pada isu global, Indonesia-Kroasia turut membahas situasi terkini di Palestina juga Ukraina dan Rusia.
“Bagaimana kita menemukan dan juga berkontribusi untuk menemukan penyelesaian bagi masalah di kedua kawasan. Saya ucapkan terima kasih kepada Menlu Radman, dan kami menghargai pembicaraan konstruktif ini,” tutup Menlu Sugiono.
