Jakarta, GPriority.co.id – Menhut (Menteri Kehutanan) Raja Juli Antoni menyampaikan permintaan maaf kepada Presiden Prabowo, Komisi IV DPR, serta masyarakat Indonesia, usai fotonya yang sedang main domino viral beredar di media sosial.
Bukan hanya soal main domino, namun di foto tersebut juga terlihat tersangka pembalakan liar, Azis Wellang, serta mantan Menteri P2MI (Pelindungan Pekerja Migran Indonesia), Abdul Kadir Karding.
Sebagai pembelaan, Menhut Raja Juli mengatakan jika peristiwa tersebut terjadi saat ia menghadiri undangan di posko Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS). Saat itu ia sempat diajak bermain domino dan mengaku tak tahu status orang di sampingnya.
“Saya cuma main dua kali, setelah itu pulang. Secara pribadi tidak punya penjelasan lain kecuali yang memang saya sampaikan di rilis saya ketika itu, dan itu juga diperkuat oleh Mas Karding, ya,” ujarnya kepada wartawan.
“Bahwa saya datang ke tempat beliau ngobrol setengah, hampir tiga jam ya, setelah itu saya mau keluar dan ada orang yang memang sedang bermain domino. Banyak, ada 20-30 orang di posko KKSS ya, Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan. Jadi saya dari toilet mau pulang terus dia main dulu gitu. Dan saya cuma main dua kali, saya tidak tahu sama sekali status teman main saya yang di kiri dan kanan,” tambahnya.
Raja Juli mengatakan jika kontroversi ini menjadi pelajaran penting agar dirinya dapat lebih berhati-hati dan peka terhadap sensitivitas publik.
Kini ia mengaku berkomitmen untuk menindak tegas pelanggaran hukum, termasuk pemabalakan liar. Ia juga menyayangkan pemberitaan yang beredar di media dianggap kurang akurat karena tidak melewati konfirmasi terlebih dahulu.
Kendati demikian, Raja Juli tetap menghargai kerja cepat media serta berharap ke depannya agar akurasi pemberitaan dapat lebih fairness serta dijaga.
