Mulai Puasa Hari Ini, Warga Palestina Tetap Diselimuti Perasaan Tak Tenang

Jakarta, GPriority.co.id – Hari ini merupakan hari pertama warga Palestina menjalankan ibadah puasa di bulan Ramadhan. Meski begitu, mereka tetap diselimuti perasaan tak tenang, akibat Israel yang tetap bersikeras melakukan genjatan senjata.

Meski pada minggu lalu kompleks Masjid Al-Aqsa dilaporkan berada dalam kondisi tenang, namun namun pikiran jamaah warga Palestina, tetap tertuju pada perang. Mereka tidak bisa merasakan nikmatnya bulan Ramadhan, karena peperangan yang masih akan terus berlangsung.

Harapan bahwa gencatan senjata selama 40 hari dapat berlaku pada awal Ramadhan, nampaknya tidak akan terjadi. Hal ini ditenggarai atas pernyataan pihak Israel yang mengatakan bahwa mereka tetap bersikeras untuk menyandera puluhan warga Palestina dan tidak ingin membuat kesepakatan apapun selama bulan Ramadhan berlangsung.

Bahkan polisi Israel juga dilaporkan sudah tersebar di sekitar kompleks Masjid Al-Aqsa yang luas, dan bertugas di setiap gerbang untuk mengontrol akses masuk di wilayah suci ketiga bagi umat Islam tersebut.

Tahun lalu, ketika Ramadhan bertepatan dengan hari raya Paskah Yahudi, beredar laporan bahwa ekstremis Yahudi berencana melakukan ritual pengorbanan seekor kambing di Temple Mount.

Ratusan Muslim kemudian membarikade diri mereka di Masjid Al-Aqsa. Hal ini akhirnya membuat polisi Israel melemparkan sejumlah granat untuk melawan umat Islam di Palestina.

Namun, sebuah titik terang pun muncul. Kabarnya, pada hari Minggu lalu, Israel mengatakan jamaah warga Palestina akan diizinkan masuk ke Temple Mount dalam jumlah yang sama dengan tahun-tahun sebelumnya.

“Kami akan terus memfasilitasi akses ke Temple Mount untuk beribadah seperti tahun-tahun sebelumnya, memperjelas bahwa ini adalah kebijakan kami dan tentu saja akan menentang siapa pun yang bertekad mengganggu perdamaian,” ujar Juru bicara pemerintah Israel, Eylon Levy, yang menegaskan bahwa keputusan tepat akan diambil untuk menjaga kebebasan beribadah umat Islam di Palestina.

Semua umat Islam di Palestina, berharap pernyataan ini akan benar-benar dilaksanakan. Kebebasan beribadah umat Palestina selama Ramadhan berlangsung, akan terus menjadi sorotan bagi seluruh umat muslim di dunia.

Satu hal yang menyedihkan, mereka bahkan sudah berpuasa makan dan minum selama berbulan-bulan, sebelum waktu Ramadhan berlangsung.

Foto : The Guardian