Jakarta, GPriority.co.id – Pemerintah mempercepat proses pemenuhan hak bagi aparatur sipil negara (ASN) yang wafat dalam tragedi pembakaran Gedung DPRD Kota Makassar pada Jumat (29/8).
Menteri PANRB Rini Widyantini menegaskan bahwa pemerintah memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh hak ASN yang gugur dalam menjalankan tugas negara diberikan secepatnya, tanpa keterlambatan administrasi.
“Saya tidak ingin ada keterlambatan administrasi dalam pemenuhan hak-hak ASN yang gugur dalam tragedi pembakaran di Gedung DPRD Kota Makassar. InsyaAllah semua hak-hak almarhum bisa diterima sesegera mungkin,” ujar Menteri Rini dalam Rapat Koordinasi secara daring bersama Pemkot Makassar, Badan Kepegawaian Negara (BKN), Kementerian Dalam Negeri, Pemprov Sulsel, dan PT Taspen, Sabtu (30/8).
Merujuk pada Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN, Rini menyebut ASN berhak menerima penghargaan dan pengakuan dalam bentuk materiel maupun non-materiel. Pemerintah akan memberikan santunan kematian kerja, uang duka tewas, serta beasiswa pendidikan kepada anak ASN yang wafat dalam tragedi tersebut.
“Selain itu, ASN korban tragedi pembakaran di Gedung DPRD Kota Makassar akan diberikan kenaikan pangkat anumerta, yaitu satu tingkat lebih tinggi dari pangkat sebelumnya karena gugur saat menjalankan tugas kedinasan,” jelasnya.
Pemerintah juga akan segera menerbitkan Surat Keputusan (SK) Pensiun agar hak pensiun dapat segera dicairkan kepada ahli waris. Tak hanya untuk ASN, Rini juga memastikan bahwa pemerintah tengah mengupayakan pemenuhan hak-hak bagi non-ASN yang turut menjadi korban dalam peristiwa tersebut.
“Karena sudah mengabdi di internal pemerintah daerah, maka almarhum dan almarhumah diupayakan akan mendapatkan santunan atau uang duka,” tambahnya.
Menteri PANRB turut menginstruksikan agar seluruh korban luka mendapat perawatan maksimal dan meminta ASN tetap menjaga kondusivitas di tengah situasi sosial yang rentan.
“Seluruh BKD, BKPSDM, dan pengelola kepegawaian di kementerian/lembaga mohon memantau keadaan dan memastikan keselamatan ASN serta terus mendorong agar ASN mengedepankan aktivitas-aktivitas yang persuasif dan positif di masyarakat,” ucap Rini.
