Profil Bupati Mamberamo Raya John Tabo,Pemimpin Sejati yang Mewujudkan Impian Rakyatnya

John Tabo, rakyat di Papua sudah pasti mengenalnya.Karena dirinya aktif berkecimpung di dunia perpolitikan baik daerah maupun nasional.

John yang lahir di Tolikara memulai karir politiknya sebagai Anggota DPRD Jayawijaya dan berlanjut menjadi Ketua DPRD Jayawijaya. John juga pernah mencalonkan diri sebagai bakal calon wakil gubernur Papua berpasangan dengan seniornya Barnabas Suebu.

Nama John semakin dikenal orang ketika dirinya menjabat sebagai Bupati Tolikara periode 2005-2010. Sebagai bupati, John dikenal sebagai yang perduli dengan daerahnya. Hal ini bisa terlihat pada saat dirinya membuat website kabupaten Tolikara yang bertujuan untuk mempromosikan potensi sumber daya alam.John juga memberikan jaminan keamanan bagi para investor yang mau menanamkan modalnya di Tolikara.

 

John Tabo juga sangat memperhatikan pendidikan di Tolikara, beragam gedung sekolah dibangun di Tolikara. John juga aktif membangun puskesmas dan juga puskesmas pembantu. Infrastruktur jalan yang menjadi akses perekonomian pun turut dibukanya. Di bidang SDM, John menyekolahkan 15 siswa dari SMP dan SMU di Karawaci. John yakin ke-15 siswa tersebut bisa  menjadi SDM yang berkualitas suatu saat nanti dan mampu membangun Tolikara berdiri sejajar dengan daerah lainnya.

 

Yang pasti dibawah kepemimpinan John Tabo selama satu periode wajah Tolikara berubah menjadi salah satu kota pertumbuhan pesat untuk ukuran Kabupaten Pemekaran baru di Provinsi Papua. Dibawah kepemimpinannya pula, SDM Tolikara  sudah mulai bermunculan dipentas Olympiade fisika dan matematika tingkat nasional dan internasional.

 

Keberhasilan merubah wajah Tolikara membuat John Tabo dikenal sebagai  pemimpin sejati yang mewujudkan impian rakyatnya.

 

Kini sebagai bupati Mamberamo Raya terpilih, John Tabo bersama wakilnya Ever Mudumi berjanji akan mengangkat Mamberamo Raya menjadi daerah yang lebih maju lagi sesuai dengan visi dan misinya .

 

“ Untuk memajukan Mamberamo Raya, tiga tunggu yakni agama, pemerintah dan adat harus bersatu. Karena  dengan keterpaduan tiga tungku ini, akan menghasilkan pembangunan yang benar-benar membawa rakyat keluar dari kungkungan kemiskinan dan kebodohan. Berbekal alasan itulah, makanya di dalam visi dan misi, tiga tunggu kami masukkan,” ucap John Tabo seperti dikutip dari medsosnya saat memberikan sambutan kepada para pendukungnya usai dinyatakan sebagai pemenang Pilkada Mamberamo Raya 2020 oleh KPU Papua.

 

John juga meminta kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Mamberamo Raya yang saat ini tengah berada di Jayapura,Sarmi, Yapen dan Waropen untuk segera kembali ke Mamberamo Raya sebelum dirinya dilantik. “ Sebagai bupati baru yang diberi kepercayaan oleh rakyat untuk memimpin Mamberamo Raya selama 5 tahun ke depan saya mengajak ASN untuk kembali dan bersama-sama  membangun negeri ini. Apalagi, Mamberamo Raya dikenal sebagai kabupaten dengan geografis yang sulit dan berat, sehingga jika daerah ini ingin bertambah maju seperti yang diinginkan oleh rakyat, dibutuhkan seorang pemimpin yang punya hati, keberanian dan kasih.Karena jika pemimpin punya hati, tidak punya keberanian, ya percuma. Tidak punya kasih ya percuma. Sebaliknya, jika daerah ini membutuhkan pemimpin yang eksekutor, berani eksekusi, berani ambil resiko seperti tidak bilang tunggu aturan begini, aturan kita bisa padukan. Kembali lihat kondisi rakyat seperti apa dan Lingkungan geografis seperti apa, maka saya yakin Mamberamo Raya akan bertambah maju kembali,” tutup John Tabo.(Hs)

 

 

 

   

 

Related posts