Jakarta, GPriority.co.id – PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 1 Jakarta mencatat arus balik Lebaran 2026 pada 25 Maret masih cukup tinggi. Jumlah kedatangan penumpang mencapai 52.937 orang, lebih banyak dibandingkan keberangkatan yang tercatat sebanyak 35.855 orang.
Data ini merupakan bagian dari periode arus balik yang berlangsung sejak 23 Maret hingga awal April 2026.
Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, mengatakan arus balik masih terus berlangsung dengan jumlah kedatangan yang tinggi.
“Kami melihat arus balik masih terus berlangsung dengan jumlah kedatangan yang konsisten tinggi. Hal ini menunjukkan mobilitas masyarakat kembali ke Jakarta dan sekitarnya masih cukup besar hingga beberapa hari ke depan,” ujar Franoto dalam keterangannya, Rabu (25/3).
Ia menjelaskan, pada 25 Maret 2026, Stasiun Pasar Senen dan Gambir masih menjadi titik utama kedatangan penumpang.
Volume kedatangan tertinggi tercatat di Stasiun Pasar Senen sebanyak 18.239 penumpang, disusul Stasiun Gambir 16.061 penumpang, dan Stasiun Bekasi 8.008 penumpang.
Sementara itu, untuk keberangkatan, Stasiun Pasar Senen juga mencatat jumlah tertinggi dengan 16.208 penumpang, diikuti Stasiun Gambir sebanyak 8.707 penumpang.
Selama periode Angkutan Lebaran 11–25 Maret 2026, KAI Daop 1 Jakarta telah memberangkatkan 706.354 penumpang. Hingga 1 April 2026, total tiket yang terjual mencapai 839.656 tiket, dengan tingkat okupansi rata-rata 77 persen dari kapasitas 1.083.674 tempat duduk.
KAI masih menyediakan 229.254 tempat duduk untuk arus balik hingga 1 April 2026. Artinya, masyarakat yang belum memiliki tiket masih memiliki kesempatan untuk bepergian.
Pada periode mudik (11–20 Maret 2026), tercatat 483.389 penumpang berangkat, dengan puncak tertinggi terjadi pada 18 Maret sebanyak 53.576 penumpang.
Sementara pada Hari H Lebaran (21–22 Maret 2026), tercatat 97.297 penumpang berangkat dan 62.254 penumpang tiba.
Memasuki arus balik, jumlah kedatangan penumpang setiap hari berada di kisaran 48.000 hingga lebih dari 52.000 orang. Hal ini menunjukkan tingginya mobilitas masyarakat menuju Jakarta dan sekitarnya.
Penumpang arus balik didominasi dari kota-kota di Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, dan Jawa Barat, seperti Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Jember, Purwokerto, Bandung, hingga Malang.
Sementara itu, kota tujuan favorit selama masa Angkutan Lebaran antara lain Yogyakarta, Surabaya, Semarang, Purwokerto, Bandung, dan Jember.
