Rinofima Kelainan Kulit Hidung Bawa Hoki?

Jakarta, GPriority.co.id – Hidung merupakan anggota tubuh yang berfungsi sebagai indra penciuman. Anggota tubuh satu ini memiliki berbagai macam bentuk. Ada yang kecil, besar, mancung, dan pesek. Ukuran dan bentuknya dipengaruhi oleh genetik setiap orang. Jika bentuk hidung anda semakin hari semakin membesar maka segera cek kedokter apakah anda terkena penyakit rinofima atau tidak.

Rinofima merupakan penyakit hidung yang merubah bentuk hidung menjadi lebih besar. Masyarakat Indonesia biasanya menyebut penyakit in dengan hidung jambu. Namun penyakit ini mempunyai mitos yang katanaya jika seseorang terkena penyakit ini maka ia akan selalu beruntung. Apakah benar mitos tersebut? Sebelum membahas mitos dari penyakit ini maka kita harus tau sebenernya rinofima ini apa sih?

Rinofima merupakan suatu kelainan kulit yang langka terjadi dibagian hidung. Dengan ciri-ciri sebagai berikut:

– Hidung Membesar

– Kulit hidung memerah

– Pori-pori membesar

– Kulit mengalami kondisi yang sebaliknya (Jika kering kulit hidung jadi berminyak)

– Menebalnya kulit

Rinofima lebih sering dialami oleh pria dibandingkan dengan wanita. Berikut adalah faktor risiko lain dari rinofima:

Memiliki kulit putih.

Berusia setengah baya (usia 50-70 tahun).

Memiliki riwayat keluarga dengan rosacea.

Jika kalian, atau anggota keluarga kalian mengalami gejala tersebut, segera periksa ke dokter sebelum terjadi kejadian yang tidak dinginkan.

Dikutip dari hellosehat.com pada suatu penelitian melaporkan bahwa 3-10% kasus rinofima berkembang menjadi kanker karsinoma. Maka, kondisi ini tetap butuh diagnosis dini dan pemeriksaan dokter.

Jadi membesarnya hidung bukan tanda bahwa kamu adalah seseorang mempunyai keberuntungan yang besar, Justru itu adalah kelainan kulit yang harus segera ditindak oleh dokter.

Penulis : Hadimas Kamal

Foto : domenicopiccolodermatologo.it