Sambut Isra Miraj di Tahun Politik, MUI: Jangan Sampai Main-Main Dalam Pemilu

Jakarta, GPriority.co.id – Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah, KH Muhammad Cholil Nafis, menyambut momentum Isra Mi’raj pada tahun politik ini sebagai bentuk untuk membangun peradaban negara dengan pondasi keagamaan.

Dikutip dari laman RRI, secara berkesinambungan, ia mengimbau agar masyarakat Indonesia tidak main-main atau salah memilih pemimpin dalam pemilu 2024 nanti.

“Termasuk dalam memilih di Pemilu 2024 ini. Jangan sampai kita main-main dalam pemilu ini karena Allah maha tahu dan ada pertanggungjawaban keagamaan,” ujar Cholil.

Dalam peringatan Isra Mi’raj tahun ini, Cholil juga mengajak seluruh umat Islam untuk banyak berserah diri kepada Allah SWT. Sementara, dalam konteks kepemimpinan nasional, segala sesuatunya dibatasi oleh periode seperti dicontohkan Nabi Muhammad SAW.

“Nabi Muhammad SAW ketika memimpin di Madinah itu dua periode hanya 10 tahun selesai. Kemudian Nabi Muhammad diangkat menjadi Rasul dan di Makkah 13 tahun,” ungkapnya.

Sedangkan dalam konteks koneksitas hubungan manusia dan penciptanya, dalam peristiwa Isra Mi’raj ini, Nabi Muhammad membawa perintah salat bagi umat Islam. Untuk itu, sebagai umat Islam di Indonesia yang mayoritas, jangan sampai lepas dari pantauan keagamaan.

“Maka sudah tepat dengan negara kita Pancasila. Adalah Ketuhanan Yang Maha Esa,” kata Cholil dalam perbincangan bersama Pro 3 RRI, Kamis (8/2) kemarin.

Disaat yang bersamaan, sebanyak 750 warga binaan di Rutan Kelas I A Salemba Jakarta Pusat juga ikut merayakan Isra Mi’raj 1445 Hijriah.

Berdasarkan penuturan Kepala Rutan Kelas I A Salemba, Fauzi Harahap, kegiatan Isra Mi’raj ini diadakan sebagai pembinaan bimbingan mental bagi warga binaan di Rutan Kelas I A Salemba Jakarta Pusat. Tidak hanya warga binaan tapi seluruh Petugas juga ikut merayakan hari Isra Mi’raj 1445 H.

Foto : HarianSIB