Sebut Profesi Guru Bukan untuk Cari Uang, Menag Tuai Kecaman dari Warganet

Menag Nasaruddin Umar saat konferensi pers di Kampus UIN Jakarta, Rabu (3/9)/Foto : Dok Situs Kementerian Agama Menag Nasaruddin Umar saat konferensi pers di Kampus UIN Jakarta, Rabu (3/9)/Foto : Dok Situs Kementerian Agama

Jakarta, GPriority.co.id – Profesi guru trending topik dimedia sosial X. Hal ini menyusul dari pernyataan Menteri Agama Nasaruddin Umar yang mengatakaan pekerjaan guru itu untuk mendidikan anak bangsa, bukan untuk mencari uang.

Mendengar itu, para netizen tanah air sontak menanggapinya dengan geram. Banyak dari mereka menyayangkan pertanyaan tersebut.

Sebab, menurut mereka, guru merupakan pekerjaan berat, maka harusnya diberikan gaji yang lebih besar.

“Guru emang pekerjaan mulia, tapi orang dengan pekerjaan mulia juga berhak bisa makan enak, gak kekurangan, berhak punya kenderaan bagus, berhak gak kebingungan utang karena gaji kurang. Menteri juga pekerjaan mulai, mau gak digaji kayak gaji guru?” tulis akun @donopradana, dikutip Kamis (4/9).

“Sebenarnya yang bikin suasana panas itu bukan provokator dari luar, tapi omongan pejabat yang pada asbun, gak mikir. Tugas guru berat, tapi gajinya kecil malah dinormalized,” tambah akun @tanyakantrl.

“Guru harus dituntut sampai tingkat profesi dengan gaji tak seberapa hingga mempertaruhkan nyawa, sedangkan pelayan rakyat kebanyakan hanya tamatan SMA,” kata @kenhans03.

Tak hanya itu, para selebirits tanah air juga ikut menanggapi geram pernyataan tersebut.

Salah satunya, artis peran dan model Fedi Nuril. Dia mengatakan pernyataan tersebut membuatnya pesimis bahwa pemerintah Prabowo Subianto akan menaikkan gaji para guru.

“Ketika seorang Menteri sudah berucap, ‘kalau mau cari uang, jangan jadi guru. Jadi pedagang lah,’ gue merasa rezim Prabowo untuk memberikan gaji yang layak kepada guru di Indonesia sangat kecil. Tujuan mulia bukan berarti tidak pantas dapat gaji yang layak,” tutur @realfedinuril.

Tak hanya itu, penulis buku tanah air Boy Candra juga ikut menyampaikan pandangannya.

“Harusnya bilang juga, kalau mau cari uang jangan jadi pejabat, jadi pedagang lah. Masa ngomong gini ke guru-guru doang,” tulis @dsuperboy.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Agama (Menag) Nasaruddin Umar menegaskan bahwa profesi guru bukanlah untuk mencari uang, melainkan sebuah pekerjaan suci untuk mencerdaskan kehidupan bangsa.

Karena itu, ia meminta para guru di Indonesia agar bangga dengan profesinya sebagai tenaga pendidik.

Hal tersebut disampaikan Nasaruddin saat membuka Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan di UIN Syarif Hidayatullah, Jakarta, Rabu (3/9).

“Bangga lah menjadi seorang guru teman-teman sekalian. Jangan minder ya. Menjadi seorang guru itu mulai sekali. Halalan Thoyyibah rezekinya itu, insya allah. Maka itu jangan ikut-ikutan dari para pedagang, memang tujuannya mencari uang. Sedangkan guru itu tujuannya mulia, bagaimana memintarkan anak orang. Itu tujuannya, bukan mencari uang. Kalau mau mencari uang, jangan jadi guru, jadi pedagang lah,” kata Nasaruddin.

Pewarta : Fifi Abdurahman