Selain Hindari Kontak dengan Hewan, Kenali Pencegahan Lain dari Virus Nipah

Penulis: Aflaha Rizal Bahtiar | Editor: Lina F | Foto: Unsplash.com

Jakarta, GPriority.co.id— Dunia dikabarkan dengan adanya virus Nipah yang dikenal berbahaya dan menyebabkan radang otak. Penularan virus ini terjadi disebabkan dari hewan ke manusia.

Virus nipah masuk dalam genus Henipavirus, yang merupakan sekelompok virus Langya dan virus Hendra, di mana virus ini juga menyerang hewan dan menular ke manusia.

Sampai saat ini masih belum diketahui pengobatan yang ampuh untuk mencegah infeksi virus ini. Karena itu, sangat penting dalam menjaga diri serta waspada.

Ada beberapa pencegahan yang bisa kamu lakukan di bawah ini agar terhindar dari virus nipah.

Pencegahan

-Tidak mengonsumsi nira/aren langsung dari pohon, sebab kelelawar dapat mengontaminasi sadapan aren/nira pada malam hari. Karena itu, sebaiknya dimasak masak sebelum dikonsumsi.

-Dilansir dari Instagram @Kemenkes_ri, perlu hindari kontak dengan hewan ternak seperti babi atau kuda, yang memungkinan terinfeksi virus nipah. Apabila terpaksa sebaiknya gunakan APD.

-Sebelum mengonsumsi daging ternak, sebaiknya masak dengan matang.

-Cuci dan kupas buah secara menyeluruh.

-Buang buah yang ada bekas gigitan kelelawar.

-Bagi tenaga kesehatan dan keluarga serta petugas laboratorium, terapkan pencegahan dan pengendalian infeksi (PPI) dengan benar.

-Bagi petugas pemotong hewan, sarung tangan dan pelindung diri sangat penting digunakan pada saat menyembelih.

-Hewan yang terinfeksi dengan virus Nipah tidak boleh dikonsumsi.

-Terapkan perilaku bersih dan sehat seperti membersihkan tangan secara teratur, dan etika bersin.

Demikian informasi cara pengendalian diri dari virus Nipah. Semoga informasi ini bermanfaat ya.