Sempat Molor Hampir 5 Jam, Pendukung Anies di Aceh Tamiang Tetap Membludak

Penulis : Zulfitra | Editor : Dimas A Putra | Foto: Capres nomor urut satu, Anies Baswedan diantara seribuan massa pendukung di Aceh Tamiang (Zulfitra)

Aceh, GPriority.co.id – Seribuan massa pendukung calon presiden nomor urut Satu, Anies Baswedan membludak di lokasi pertemuan yang berlokasi di salah satu Kafe di Kecamatan Karang Baru, Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu malam, (17/12).

Massa rela menunggu mantan Menteri Pendidikan itu hingga berjam-jam lamanya demi bisa melihat langsung sosok Capres dukungan mereka.

Tumpah ruah massa terlihat hingga ke ruas jalan nasional Medan-Banda Aceh, sehingga membuat arus lalu lintas sedikit melambat. Sepanjang trotoar tampak dipenuhi oleh masyarakat.

Wajar, jumlah massa semakin bertambah dikarenakan jadwal kedatangan, Anies molor dari jadwal yang ditetapkan. Sehingga hal itu disinyalir menjadi penyebab massa membludak.

Berdasarkan Informasi, Anis sendiri seharusnya sudah berada di Kabupaten Aceh Tamiang sekitar pukul 16:30 WIB untuk melakukan serangkaian kegiatan-kegiatannya.

Akan tetapi, Anis baru tiba di Kabupaten Aceh Tamiang sekitar pukul 20:38 WIB. Kendati demikian, ia masih disambut riuh oleh ribuan masyarakat disana yang sudah menunggu kedatangannya kurang lebih hampir 5 jam.

Setibanya di Tamiang, lantunan Shalawat dikumandangkan menyambut kedatangan, Anies. Selanjutnya ia pun melakukan pertemuan tertutup dan berdialog bersama para pengusaha kelapa sawit Aceh Tamiang selama kurang lebih 30 menit.

Setelah itu, Anies pun langsung menyapa ribuan warga Tamiang di luar Kafe yang sudah lama menanti lama. Kegiatan, berlangsung kurang lebih sekitar 1 jam.

Usai kegiatan, Anies Baswedan ketika dikonfirmasi mengaku besarnya antusias masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang menyambut kedatangannya diluar dugaan.

“Anda lihat sendiri di depan itu. Pintunya saja sampai susah di tutup,” kata Anis kepada GPriority usai menyapa masyarakat Kabupaten Aceh Tamiang, Minggu, (17/12) malam.

Antusias, kata dia, tak hanya datang dari dari masyarakat Aceh Tamiang. Semenjak dirinya tiba di Aceh Utara pada Minggu pagi, masyarakat di sana juga begitu membludak menyambut dirinya.

“Dan ini di luar dugaan. Begitu juga ketika Aceh Timur dan Kota Langsa, sambutan masyarakat pun begitu besar,” ujarnya.