Nepal, GPriority.co.id – Sosok Sushila Karki terpilih menjadi Perdana Menteri (PM) baru Nepal, usai terjadi aksi demonstrasi besar-besaran yang dilakukan oleh para pemuda di negara tersebut.
Tak seperti pemilihan pejabat Nepal pada biasanya, uniknya Sushila Karki dipilih melalui platform Discord. Pemilihannya melalui pemungutan suara secara kilat, sebagaimana dilansir dari The Hindustan Times.
Kendati demikian, posisi Sushila Karki sebagai PM baru Nepal hanya untuk sementara waktu setelah PM Sharma Oli lengser karena kasus korupsi.
Masyarakat Nepal mempercayai Karki untuk mengambil alih pemerintahan hingga pemilu Nepal selanjutnya berlangsung pada 5 Maret 2026 mendatang.
Perlu diketahui, Karkir sebelumnya adalah Ketua Mahkamah Agung Nepal yang dikenal berani serta tegas melawan korupsi di negaranya. Selama menjabat, Karki banyak menangani kasus sensitif, salah satunya ialah kasus korupsi Menteri Teknologi Informasi Nepal, Jay Prakash Gupta.
Karki yang saat itu memimpin sidang, menjatuhkan hukuman penjara kepada Jay. Vonis tersebut pertama kali dijatuhkan untuk menteri aktif hingga dipenjara akibat kasus korupsi di Nepal.
Menurut informasi yang beredar, Karki ditunjuk setelah melewati proses negosiasi intensif yang dilakukan Panglima Angkatan Darat, Jenderal Ashok Raj Sigdel dengan Paudel, bersama perwakilan aktivis muda Nepal.
Sosok Jenderal Ashok Raj Sigdel juga menjadi sorotan karena ia dinilai berhasil mengembalikan ketertiban. Sigdel mengambil alih kendali negara usai PM dan Presiden Nepal mundur dari jabatannya. Sigdel lalu membuka dialog bersama aktivis muda yang menyerukan aksi protes.
Usai Karki mengisi posisi PM baru Nepal, Sigdel pun langsung menyerahkan mandat kepemimpinannya serta menarik kembali para tentara ke barak. Menurut masyarakat Nepal, langkah tersebut dinilai heroik.
