Sultan Ternate Beri Gelar Adat “Kaicil Kastela” ke Wapres Girban

Kesultanan Ternate memberikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka gelar kehormatan adat yakni “Kaicil Kastela”/Foto Situs Wapres Kesultanan Ternate memberikan Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka gelar kehormatan adat yakni “Kaicil Kastela”/Foto Situs Wapres

Jakarta, GPriority.co.id – Kesultanan Ternate menganugerahkan gelar kehormatan adat “Kaicil Kastela kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Penganugerahan tersebut diberikan saat Gibran melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Maluku Utara, Kamis (16/10).

Berdasarkan situs wapresri.go.id, dijelaskan banwa upacara adat berlangsung khidmat di Kedaton Kesultanan Ternate, dihadiri Sultan Ternate Hidayat M. Sjah, para bobato adat, serta tamu kehormatan lainnya.

Setibanya di Kedaton, Gibran disambut dengan Tarian Soya-Soya, tarian kepahlawanan khas Maluku Utara yang menjadi simbol penghormatan bagi tamu agung. 

Penyambutan dilanjutkan dengan ritual Joko Kaha atau upacara “injak tanah”, sebagai tanda diterimanya Wapres secara adat oleh masyarakat Kesultanan Ternate.

Usai prosesi penyambutan, Wapres Gibran menuju Ruang Foris Lamo, tempat dilangsungkannya upacara utama penganugerahan gelar yang dipimpin langsung oleh Sultan Hidayat.

Dalam suasana yang penuh khidmat, Sultan membacakan naskah penobatan, lalu menyematkan Dastar Ngungare (ikat kepala khas Ternate) dan pin kehormatan kepada Wapres sebagai simbol sahnya gelar adat “Kaicil Kastela.”

“Kaicil Kastela, Insya Allah Bapak selepas dari kamar puji, ditinggikan derajatnya oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala di muka bumi. Amin ya Rabbal ’Alamiin,” ujar Sultan Ternate, Hidayat M. Sjah di akhir pembacaan naskah penobatan.

Sultan Hidayat menjelaskan, Kaicil merupakan gelar bangsawan tertinggi di Ternate, sedangkan Kastela merujuk pada sebutan bagi tokoh yang berjasa membangun sebuah kota di wilayah bawah Ternate. 

Dengan demikian, gelar “Kaicil Kastela” menjadi lambang penghormatan kepada sosok yang dinilai membawa kemajuan dan keberkahan bagi masyarakat.

Penganugerahan ini mencerminkan penghargaan masyarakat adat Ternate terhadap upaya Wapres dalam memperkuat persatuan bangsa serta perhatiannya terhadap pembangunan daerah, termasuk wilayah-wilayah kepulauan di kawasan timur Indonesia.