Jakarta, GPriority.co.id – Superstar Fitness dilaporkan resmi tutup. Namun, ratusan member seumur hidup merasa tertipu dengan pihak manajemen tempat fitness tersebut.
Secara mengejutkan, Superstar Fitness, salah satu tempat kebugaran ternama mengumumkan penutupan cabang.
Padahal, ada ratusan hingga ribuan orang yang sudah mendaftar menjadi member seumur hidup.

Korban Superstar Fitness tersebut dilaporkan tergabung dalam sebuah paguyuban yang berisi sekitar 750 orang.
Bukan hanya member, paguyuban tersebut juga terdiri dari karyawan Superstar Fitness yang tidak dibayar hingga berbulan-bulan.
Tak tanggung-tanggung, total kerugiannya bahkan mencapai Rp5,1 miliar!
Untuk member yang menjadi korban Superstar Fitness, kerugiannya berbeda-beda. Mulai dari Rp2 juta hingga Rp120 juta.
Bahkan 750 korban tersebut juga terus bertambah, mengingat Superstar Fitness yang memiliki hingga 8 cabang.
Diantaranya berada di Green Pramuka Square Mall, AEON Mall Sentul City, Living World Alam Sutera, AEON Mall Jakarta Garden City, AEON Mall Tanjung Barat, Living World Kota Wisata Cibubur, Trans Studio Mall Cibubur, hingga CCM Cibinong.
Superstar Fitness Lari Dari Tanggung Jawab Ganti Rugi

Parahnya, pailitnya Superstar Fitness tanpa diketahui oleh para member. Pihak pusat kebugaran tersebut juga seperti menghilangkan tanggung jawab ganti rugi kepada para member.
Diketahui, perusahaan induk Superstar Fitness, PT Cipta Usaha Amerta Nusantara, telah mengajukan permohonan pernyataan pailit ke Pengadilan Negara Jakarta Pusat pada 31 Oktober 2024 lalu.
Saat ini belum ada informasi lebih lanjut mengenai kasus Superstar Fitness.
Foto : Istimewa
