TEI Mampu Mendatangkan Banyak Buyers

BSD,Gpriority-Pameran Dagang terbesar dan terlengkap di Indonesia bernama Trade Expo Indonesia (TEI) pada Rabu (16/10) resmi dibuka oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla.

Dalam sambutan JK begitu beliau biasa disapa mengatakan,” Saya menyampaikan ucapan terima kasib kepada para penerima penghargaan karena mampu meningkatkan ekspor Indonesia. Perdagangan seperti apa yang kita pahami adalah proses jual beli. karena itu dalam hukum dagang ada yang membayar ada yang menjual. Dilain pihak kita juga menyadari bahwa perdagangan ini disertai dengan persaingan. Persaingan akan dimenangkan kepada mereka yang memiliki industri baik. Harapan kita perdagangan bukan hanya membawa hubungan akan lebih baik dan menciptakan lapangan kerja”.

Terkait dengan TEI,JK memberikan apresiasi karena mampu mendatangkan banyak buyers.JK berharap TEI tahun ini akan mendatangkan lebih banyak buyers lagi.

Menteri Perdagangan (Mendag) Enggartiasto Lukita dalam sambutannya mengatakan, Presiden Jokowi telah memberikan tiga mandat kepada Kementerian Perdagangan (Kemendag). Mandat yang pertama adalah menjaga stabilitas harga dan ketersediaan bahan pokok. Kemendag seperti dituturkan Mendag Enggar berhasil menjalankan mandat tersebut. Hal ini terbukti dengan menurunnya inflasi dan tersedianya bahan pokok selama hari besar.
Mandat ke 2 pembangunan dan revilatasi pasar. Total Pasar Rakyat selama tahun 2015 hingga 2019 yang dibangun 5.248. ” Dan ini berkat kerja keras dari semua instansi terkait,” ucap Mendag Enggar.

Mandat ke-3 meningkatkan ekspor. Ekspor non migas tumbuh semakin meningkat. Dalam kurun tiga tahun Kemendag sudah menyelesaikan 15 perjanjian perdagangan. ” Dan kami targetkan 12 perdagangan lainnya selesai di tahun inibseperti bangladesh dan lain-lain. Keberhasilan ini berkat kerjasama dengan dubes dan tentu saja ini berkat arahan langsung dari presiden. Beliau selalu memberikan arahan dan keputusan yang tegas kepada perjanjian perdagangan. Kami juga aktif menjalankan bisnis dagang dan bjsnis matching dan tentunya setiap tahun kami konsisten dengan TEI. Untuk tahun ini Kami targetkan meningkat 15 persen. Dan yang mengembirakan bahwa TEI tanpa menggunakan dana APBN,” ucap Mendag enggar.

Lebih lanjut dikatakan oleh Mendag Enggar, pada saat inu Kemendag juga tengah meningkatkan ekspor manggis, sarang burung walet, mangga dan hasil laut dan pertanian.

Kemendag juga berhasil mengumpulkan data dan peraturan ekspor dan import yang dibangun melalui www.exim.kemendag.go.id. “Ini akan membantu UMKM untuk mendapatkan informasi,” tutup Mendag Enggar. (Hs.Foto:Hs)

Related posts