Tersandung Korupsi, Dirut Perumda Pembangunan Sarana Jaya Dinonaktifkan

Jakarta,Gpriority—Tersandung kasus korupsi, Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Yoory C Pinontoan dinonaktifkan oleh Gubernur Provinsi DKI Jakarta, Anies Baswedan. Penonaktifan tersebut dilakukan setelah adanya penetapan status tersangka oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Jumat (5/3).

Plt Kepala BP BUMD Provinsi DKI Jakarta, Riyadi menyampaikan hal tersebut diputuskan berdasarkan Keputusan Gubernur Nomor 212 Tahun 2021 tentang Penonaktifan Direktur Utama dan Pengangkatan Direktur Pengembangan sebagai Pelaksana Tugas Direktur Utama Perumda Pembangunan Sarana Jaya.

“Pak Gubernur saat itu langsung mengambil keputusan untuk menon-aktifkan yang bersangkutan. Atas kasus tersebut, Yoory akan mengikuti proses hukum dengan menganut asas praduga tak bersalah,” ujar Riyadi seperti dikutip dari siaran pers PPID DKI Jakarta, Senin (8/3) kemarin.

Sebagai penggantinya, Direktur Pengembangan Perumda Pembangunan Sarana Jaya, Indra Sukmono Arharrys ditunjuk sebagai Pelaksana tugas (Plt) Perumda Pembangunan Sarana Jaya paling lama 3 (tiga) bulan terhitung sejak ditetapkannya Keputusan Gubernur, dengan opsi dapat diperpanjang.(*** AB)

Related posts