Tinjau Kesiapan Agara Sebagai Tuan Rumah Arung Jeram, Tim Kemendagri Langsung Rafting di Sungai Alas

Penulis : Zulfitra | Editor : Lina F | Foto : Istimewa

ACEH, GPriority.co.id – Tim Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) tiba di Aceh Tenggara Rabu malam (6/9) untuk melakukan survei kesiapan Kutacane sebagai tuan rumah dalam menyukseskan Pekan Olahraga Nasional (PON) Aceh-Sumut Tahun 2024, khususnya cabang olahraga Arung Jeram.

Begitu tiba di Aceh Tenggara, rombongan disambut langsung Plt Sekda Agara bersama sejumlah pejabat Forkopimda di Pendopo Bupati dan langsung dijamu makan malam.

“Sekaligus memperbincangkan hal-hal mengenai persiapan demi suksesnya kegiatan Pekan Olahraga Nasional (PON) XXI Aceh-Sumut Tahun 2024 khususnya cabang Arung Jeram yang akan diselenggarakan disungai Alas Kutacane tahun depan,” kata Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Agara, Bakri Sahputra S,Pd,.M,Si.

Kata dia, perwakilan Kemendagri yang datang itu yakni Rabin Ridho Dinata. S. IP. M.Si selaku Kasubag Umum Dirjen Keuangan Daerah Kemendagri dan Kepala Seksi Dispora Aceh Muksal Mina yang juga merupakan panitia PON Aceh serta beberapa stafnya.

Untuk agenda, tim Kemendagri ke Agara Kamis pagi (7/9) rombongan didampingi seluruh pejabat Disparpora bersama sejumlah kepala OPD terkait langsung melakukan survei ke aliran Sungai Alas.

“Dan mereka langsung mencoba rasanya ¬†arung jeram di aliran sungai Alas dikawasan Ketambe,” kata Bakri.

Kemudian mengecek kondisi sarana dan prasarana untuk veneu Arung Jeram nantinya mulai dari persiapan dermaga star, dermaga finis. Selanjutnya tim meninjau beberapa penginapan dan Bandara Alas Leuser di Kecamatan Semadam.

“Alhamdulillah respon tim Direktorat Kemendagri sangat positif, dan ada beberapa masukan agar beberapa titik dilokasi Arung Jeram yang belum lengkap untuk segera dibuat fasilitasnya. Lalu merapikan bebatuan yang cukup berbahaya letaknya di sepanjang lokasi yang nantinya akan menjadi lintasan Arung Jeram pada PON Aceh-Sumut,” katanya.

Bukan hanya itu, kata Bakri, tim Kemendagri juga meminta jalan masuk star di kawasan Lawe Gurah dan lokasi finis di dusun Pulolatong Desa Ketambe, diperbaiki.

“Dan saat survei, tim juga meminta agar beronjong yang rusak di pinggir aliran sungai Alas Ketambe dapat diperbaiki secepatnya,” sebutnya.

Terakhir, tim Kemendagri menyarankan agar fasilitas MCK di sejumlah lokasi sepanjang aliran sungai Alas dibangun menjelang pelaksanaan even PON Aceh-Sumut.

“Dengan ditetapkannya Agara sebagai Tuan Rumah khusus cabang olahraga Arung Jeram diharapkan segenap elemen masyarakat dapat bersama-sama membantu dan mendukung pemerintah demi suksesnya event PON Aceh-Sumut tahun depan,” harapnya.

Pejabat Direktorat Kemendagri, Rabin Ridho Dinata mengatakan, kunjungan yang dilakukan bersama timnya untuk mengecek kondisi dan kesiapan Aceh Tenggara yang telah ditetapkan sebagai Tuan Rumah cabang olahraga Arung Jeram pada PON Aceh-Sumut XXI.

“Jika dilihat masih ada beberapa aspek penting yang harus dipersiapkan Agara dari sejak dini untuk menyukseskan event Arung Jeram pada PON Aceh-Sumut tahun mendatang. Sebab ada sarana dan prasarana (sarpras) pendukung yang harus segera dilengkapi,” katanya.

Jika melihat Sungai Alas khususnya di kasawan kecamatan Ketambe, sambung dia, tampaknya sudah memenuhi standar untuk pergelaran even Rafting atau Arung Jeram standar Internasional.

“Namun masih ada beberapa persiapan sarana dan prasarana yang harus segera dibenahi terutama lokasi start, finish dan berkumpulnya para peserta atlet hingga tempat pengalungan medali nantinya,” kata Rabin.

Sementara itu, Kepala Seksi Dinas PORA Aceh, Muksal Mina menyampaikan, untuk menjadi Tuan Rumah PON Aceh-Sumut harus ada beberapa standar yang wajib dipersiapkan dan dibenahi.”Apakah dari sisi lokasi pertandingan maupun sarana prasarana pendukung,” katanya singkat.