Tips Terhindar dari Rabies

Apakah Anda pernah terkena rabies?  Bagaimana rasanya sakitnya bukan main. Untuk itulah harus dibawa ke dokter guna mengobatinya.

Lantas apa sih rabies tersebut? Menurut laman alodokter, Rabies adalah infeksi virus pada otak dan sistem saraf. Umumnya, virus penyebab rabies menular ke manusia melalui gigitan hewan. Rabies tergolong penyakit berbahaya karena berisiko menyebabkan kematian jika tidak cepat ditangani.

Di Indonesia, rabies atau yang dikenal dengan istilah “penyakit anjing gila” masih menjadi salah satu penyakit yang mengancam kesehatan masyarakat. Berdasarkan data tahun 2020, ada 26 dari 34 propinsi di Indonesia yang belum bebas dari rabies, dengan jumlah kematian per tahun lebih dari 100 orang.

Lantas bagaimana kalau sudah terkena? Menurut laman alodokter Rabies perlu ditangani segera setelah paparan terjadi, meski gejalanya belum muncul. Pengobatan rabies adalah dengan membersihkan luka serta memberikan serum dan vaksin rabies. Tujuannya untuk membantu sistem kekebalan tubuh melawan virus rabies, sehingga infeksi dan peradangan pada otak dapat dicegah.

Akan tetapi, jika virusnya telah menginfeksi otak, penanganan akan menjadi sulit karena belum diketahui metode yang benar-benar efektif untuk mengatasinya.

Mengerikan bukan, untuk itulah daripada mengobati mending dihindari.  Caranya

1.Memastikan hewan peliharaan mendapatkan vaksin Rabies secara teratur
2. Menjauhkan hewan peliharaan dari hewan liar
3. Mensteril atau mengebiri hewan peliharaan
4. Melapor ke dinas yang membidangi fungsi peternakan dan kesehatan hewan atau Pusat Kesehatan Hewan (Puskeswan) untuk mengontrol atau mengusir hewan liar dari lingkungan

Semoga informasi ini bermanfaat ya sobat.(Hs.Foto.Alodokter)

 

Related posts