Amerika Serikat, GPriority.co.id – Presiden AS Donald Trump mengumumkan pada hari Kamis (19/2) kemarin bahwa Amerika Serikat akan menyumbangkan USD10 miliar atau setara dengan Rp169 triliun untuk Board of Peace, sebagai bentuk bagian dari rencana perdamaian 20 poinnya untuk Gaza.
“Saya ingin memberi tahu Anda bahwa Amerika Serikat akan memberikan kontribusi sebesar USD 10 miliar kepada Board of Peace,” kata Trump di depan perwakilan dari hampir 50 negara pada pertemuan perdana Board of Peace di Washington DC, dikutip dari Reuters.
Pemerintahan Trump telah melakukan pemotongan drastis terhadap bantuan luar negeri hingga saat ini. Presiden Trump bersikeras bahwa AS perlu fokus pada kebutuhannya sendiri terlebih dahulu. Oleh sebab itu, sumber pendanaan AS masih belum jelas.
Trump juga mengumumkan bahwa sembilan anggota telah sepakat untuk menjanjikan total USD 7 miliar (sekitar Rp118 triliun) untuk paket bantuan Gaza, sementara lima negara telah sepakat untuk mengerahkan pasukan, guna mengambil bagian dalam pasukan stabilisasi internasional ke wilayah Palestina yang dilanda perang tersebut.
Belum diketahui juga bagaimana pendanaan dan pengeluaran Dewan Perdamaian akan dilacak. Pertemuan Dewan Perdamaian berlangsung sekitar tiga jam.
Lima Negara Kerahkan Pasukan Keamanan Internasional
Sementara itu, lima negara telah berkomitmen mengirimkan pasukan untuk membentuk pasukan keamanan internasional bagi Gaza, kata komandan pasukan tersebut selama pertemuan Board of Peace.
“Saya sangat senang mengumumkan hari ini bahwa lima negara pertama telah berkomitmen untuk mengirim pasukan untuk bertugas di ISF (Pasukan Stabilisasi Internasional)—Indonesia, Maroko, Kazakhstan, Kosovo, dan Albania. Dua negara telah berkomitmen untuk melatih polisi—Mesir dan Yordania,” kata komandan ISF, Mayor Jenderal Angkatan Darat Jasper Jeffers.
“ISF akan memulai dengan melakukan penempatan di Rafa, Gaza selatan, melatih polisi di sana, dan memperluas sektor demi sektor,” tambah Jeffers.
Perwakilan dari beberapa negara juga memberikan komitmen untuk membangun kembali Gaza. Indonesia sendiri menegaskan kembali komitmen untuk mengirim 8.000 pasukan, sementara Qatar menjanjikan USD 1 miliar (Rp16,9 triliun) untuk mendukung misi tersebut, dan Uni Emirat Arab menjanjikan USD 1,2 miliar (Rp20,3 miliar) untuk mendukung Gaza. Sementara itu, Maroko berjanji untuk mengerahkan petugas polisi dan melatih polisi dari Gaza.
Rumania menawarkan untuk meningkatkan penerbangan evakuasi anak-anak yang sakit agar dirawat di rumah sakit Rumania, memperluas beasiswa bagi siswa Palestina, dan merenovasi sekolah-sekolah di Gaza.
Mesir juga berjanji untuk melatih polisi Palestina guna memajukan upaya keamanan, sementara Albania mengatakan akan berpartisipasi dalam pasukan stabilisasi internasional.
