Upaya Kelompok KTH Wanampaksi dalam Konservasi Lingkungan Berbuah Penghargaan Kalpataru 2024

Jakarta, Gpriority.co.id – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) menggelar Penghargaan Kalpataru 2024 di Gedung KLHK, Jakarta pada Rabu (5/6). Sebanyak 10 individu dan kelompok menerima penghargaan tersebut. Salah satu penerima Kalpataru 2024 ialah Kelompok KTH Wanampaksi.

Perwakilan Kelompok KTH Wanampaksi, Sujarwo, mengungkapkan rasa terkejutnya atas penghargaan yang diterima.

“Mudah-mudahan dengan penghargaan ini menambah semangat teman-teman kami dalam kegiatan berkonservasi,” ujar Sujarwo saat ditemui GPriority setelah acara.

Sujarwo menjelaskan bahwa Kelompok KTH Wanampaksi melakukan berbagai kegiatan dan upaya menjaga lingkungan hidup, seperti menjaga mata air, menanam tanaman, hingga melestarikan burung. Awalnya, kelompok tersebut hanya berfokus pada melestarikan burung, namun kemudian mulai mengelola kesehatan air dan tanaman.

“Memang untuk kegiatan kami, pertama itu hanya fokus pada burung, tapi burung berjalan, ternyata kita itu salah. Ternyata yang harus kita kelola dan jaga itu adalah air. Makanya di awal kegiatan kita menjaga mata air di setiap awal musim penghujan kita selalu menanam tanaman kitkus di yuna-yuna tangkapan mata air dan kita juga menjaga batuan kas,” kata Sujarwo.

Setelah upaya tersebut, habitat burung menjadi lebih baik. Di tempat mereka, jumlah burung semakin banyak, dan program adopsi sarang burung menjadi unggulan. Saat ini, kelompok KTH Wanampaksi semakin fokus melestarikan burung dengan tiga prioritas utama.

“Untuk prioritas satu, burung-burung kicauan yang statusnya sudah kritis dan banyak pemburu yang mencari burung-burung itu. Untuk prioritas kedua itu burung kicauan juga. Tapi yang paling banyak itu burung-burung kuntit atau seperti elang. Elang itu kan dilindungi negara, tapi kenapa kita masukkan di prioritas kedua? Karena elang itu jarang yang memburu, maka kita masukkan prioritas dua. Untuk di prioritas tiga itu burung-burung yang di tempat kami itu banyak dan fotografer itu suka dengan burung-burung itu untuk dipotret,” kata Sujarwo.

Sujarwo juga memastikan bahwa kelompok KTH Wanampaksi akan terus berinovasi dalam upayanya menjaga habitat burung. Salah satu rencana mereka adalah melakukan adopsi pohon aren.

“Karena pohon aren itu bagus untuk air dan yang kedua hampir 20 jenis burung itu untuk bikin sarangnya itu dari ijo aren,” ujarnya.

Foto: GPriority