Usai dilantik, ASKB : Fokus Pembangunan Berkelanjutan di Kutai Timur

Berdasarkan Surat Keputusan (SK) Mendagri yang ditandatangani oleh Tito Karnavian dengan Nomor 131.64-318, Bupati Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman dan Wakil Bupati Kasmidi Bulang pada Jum’at (26/2/2021) resmi dilantik secara virtual oleh Gubernur Kalimantan Timur Isran Noer.

Usai pelantikan, ASKB begitu Ardiansyah dan Kasmidi Bulang disapa segera menemui para jurnalis untuk melakukan konferensi pers.

Dalam konferensi pers yang berlangsung di lobby Kantor Bupati Kutim kawasan Bukit Pelangi, Bupati Ardiansyah menuturkan bahwa dirinya bersama Wakil Bupati Kasmidi Bulang akan langsung bekerja usai pelantikan.

“Mengingat periode sekarang sangat singkat, hanya tiga tahun enam bulan, berdasarkan hitungan sementara, tanpa adanya perubahan. Sehingga, mana yang bisa dikerjakan di awal harus dikerjakan. Persiapan kerja 2020, kami fokus pembangunan infrastruktur lanjutan, penataan tata kelola pemerintahan, kepegawaian, dan keuangan. Semua sudah masuk tatanan rencana kerja,” beber Ardiansyah.

Ardiansyah juga mengatakan di masa kepemimpinannya pada saat ini tidak ada istilah program 100 hari kerja. “Tak ada program 100 hari kerja tapi kami berdua akan langsung gaspol bekerja,” paparnya.

Meski tak ada program 100 hari kerja, Kasmidi Bulang menambahkan percepatan pemulihan ekonomi pasca Covid-19 sebagai program utamanya saat ASKB menjabat sebagai Bupati dan Wakil Bupati Kutim akan segera dilaksanakan. Namun demikian, dirinya mengaku tidak akan menomor duakan persoalan Covid-19 yang hingga saat ini masih melanda Indonesia.

Kasmidi juga menjelaskan, selain Covid-19 dan percepatan pemulihan ekonomi, beragam infrastruktur yang sempat mengalami penundaan akibat Covid-19 juga akan kembali dilanjutkan termasuk penyediaan jaringan internet di beberapa wilayah yang ada di Kutai Timur.

“Infrastruktur seperti jembatan penghubung yang sudah ditargetkan untuk diresmikan tahun ini, begitupun dengan jalan pendekat ring road semua tinggal pembenahan serta ada sejumlah bangunan sekolah yang harus direhab,” paparnya.

Terkait dengan Pekerjaan Rumah (PR) yang belum diselesaikan di masa kepemimpinan sebelumnya, Kasmidi menjelaskan akan dilanjutkan.” Namun dikarenakan singkatnya waktu kepemimpinan di masa ini, maka saya bersama Ardiansyah akan memilih mana yang menjadi prioritas,mana yang harus dipending dan mana yang akan dijalankan secara bertahap,” tegas Kasmidi.

Kasmidi dalam kesempatan tersebut juga menjelaskan bahwa dirinya bersama Ardiansyah akan tetap menjalan visi dan misi yang diutarakan pada masa kampanye Pilkada 2020 lalu.

Berikut visi dan misi ASKB
Visi: “Menata Kutai Timur Sejahtera, untuk Semua” untuk membangun Kutai Timur ke depan.
Misi: 1. Mewujudkan masyarakat yang berakhlak mulia, berbudaya dan bersatu
2. Mewujudkan daya saing ekonomi masyarakat berbasis sektor pertanian
3. Mewujudkan pelayanan dasar bagi masyarakat secara proporsional dan merata
4. Mewujudkan pemerintahan yang partisipatif berbasis penegakan hukum dan teknologi informasi
5. Mewujudkan sinergitas pengembangan wilayah dan integrasi pembangunan yang berwawasan lingkungan.

Menurut Kasmidi Bulang, dari visi dan misi tersebut, perencanaan pembangunan yang akan ditekankan adalah penataan dan penguatan SDM, transformasi ekonomi, penataan pelayanan dasar agar bersinergi, dan penataan pemanfaatan infrastruktur tekonologi informasi.(Hs)

Related posts