Wapres Gibran Wakili Prabowo di KTT G20 Afrika Selatan, Tegaskan Komitmen Indonesia

Agenda pertama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Afrika Selatan adalah menghadiri Indonesia–Africa CEO Forum di Johannesburg pada Jumat (21/11) waktu setempat/Foto Antara Agenda pertama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka di Afrika Selatan adalah menghadiri Indonesia–Africa CEO Forum di Johannesburg pada Jumat (21/11) waktu setempat/Foto Antara

Jakarta, GPriority.co.id – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka mewakili Presiden Prabowo Subianto menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G20 di Johannesburg, Afrika Selatan, yang berlangsung pada Sabtu–Minggu (21–22/11).

Gibran berangkat ke Afrika Selatan pada Jumat (20/11) pukul 09.30 WIB atau 04.30 waktu setempat, dan tiba pada pukul 15.15 WS.

Kehadiran Gibran dalam forum tersebut menegaskan komitmen pemerintah Indonesia di bawah kepemimpinan Prabowo untuk berperan aktif dalam pemulihan ekonomi global serta memperkuat kerja sama internasional.

Dalam pertemuan para pemimpin dunia itu, Gibran akan menyampaikan pidato mewakili Prabowo sekaligus menegaskan posisi Indonesia terkait berbagai isu global prioritas. 

Selain itu, selama rangkaian KTT G20, ia juga dijadwalkan melakukan sejumlah pertemuan bilateral dengan para pemimpin negara sahabat untuk menyampaikan pesan Prabowo, khususnya dalam rangka memperkuat hubungan dan kerja sama antarnegara.

Agenda pertama Gibran setelah tiba di Afrika Selatan adalah menghadiri Indonesia–Africa CEO Forum di Johannesburg pada Jumat (21/11) waktu setempat. Forum tersebut merupakan inisiatif Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia.

Dalam forum itu, Gibran menyampaikan salam hangat dari Prabowo kepada para pengusaha Afrika Selatan.

“Selamat siang semuanya. Salam hangat dari Presiden Prabowo untuk Anda semua dan juga apresiasi yang mendalam kepada pemerintah Afrika Selatan atas keramahan dan penyelenggaraan acara yang sangat baik,” kata Gibran, dikutip dari unggahan akun Instagram resminya, Sabtu (21/11).

Ia menyebut forum tersebut sebagai langkah besar untuk memperkuat hubungan Indonesia–Afrika Selatan.

“Komitmen kami untuk memperluas kolaborasi dengan Afrika tetap sangat kuat. Dengan kolaborasi, negara-negara berkembang dapat membentuk masa depan. Pertumbuhan global tidak hanya harus kuat tetapi juga adil dan inklusif,” ucapnya.

Gibran juga menyinggung kunjungan Presiden Republik Afrika Selatan, Matamela Cyril Ramaphosa, ke Indonesia pada Oktober lalu, yang disebutnya mencerminkan kedekatan hubungan kedua negara.

Ia mengungkapkan sejumlah kesepakatan antara Indonesia dan Afrika Selatan usai kunjungan tersebut, termasuk kebijakan bebas visa bagi warga kedua negara.

“Kedua Presiden sepakat untuk membebaskan visa masuk. Jadi saya pikir, ini adalah kabar baik untuk kalian semua, tidak ada lagi visa. Untuk mendorong perdagangan dan investasi pada pertanian dan energi. Indonesia juga berkomitmen untuk memperluas investasi outbound di Afrika Selatan,” pungkasnya.

Orang nomor dua di Indonesia itu menegaskan bahwa Afrika Selatan merupakan mitra strategis Indonesia.