Jakarta, GPriority.co.id – Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka, resmi dilantik menjadi Presiden dan Wakil Presiden Indonesia 2024-2029, pada Minggu (20/10). Terdapat 5 menteri wanita di kabinet Merah Putih Prabowo-Gibran. Siapa sajakah mereka?
1. Arifatul Choiri Fauzi – Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak
Arifatul Choiri Fauzi merupakan sosok wanita yang erat dengan organisasi islam, Nadhlatul Ulama (NU). Sebelumnya, wanita ini menjabat sebagai Sekretaris Umum Pengurus Pusat Muslimat Nahdlatul Ulama (PP Muslimat NU).

Selain itu, Arifatul juga aktif sebagai anggota Komisi Informasi dan Komunikasi Majelis Ulama Indonesia (Infokom MUI).
Dirinya pernah menjabat sebagai Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Prabowo-Gibran pada Pilpres 2024.
Lahir di Madura, 28 Juli 1969, sayangnya belum banyak informasi terkait Arifatul Choiri Fauzi.
2. Meutya Hafid – Menteri Komunikasi dan Digital
Meutya Hafid lahir di Bandung, Jawa Barat, pada 3 Mei 1978. Ia memiliki nama lengkap Meutya Viada Hafid.
Dirinya sempat menempuh pendidikan dasar dan menengah di Jakarta, lalu melanjutkan SMA di Crescent Girl’s School, Singapura, lulus pada 1997.

Meutya kemudian melanjutkan studinya di Universitas New South Wales, Australia, dan meraih gelar sarjana pada 2001. Pada tahun 2018, ia menyelesaikan pendidikan magister di Universitas Indonesia.
Dirinya pernah berkarier di bidang Jurnalistik, hingga akhirnya bergabung dengan Partai Golkar dan menjadi anggota DPR RI.
Meutya maju dalam pemilihan anggota DPR 2009-2014 dan 2014-2019 dari Partai Golkar. Pada periode terakhirnya, Meutya kemudian mengemban jabatan sebagai Ketua Komisi I DPR RI yang membidangi masalah pertahanan, luar negeri, komunikasi, dan informasi.
3. Rini Widyantini – Menteri Pemberdayaan Aparatur Negara dan Birokrasi (MenPANRB)
Rini Widyantini sempat menjabat sebagai Sekretaris KemenPANRB sejak tahun 2022.
Lahir di Bandung pada 29 Mei 1965, Rini merupakan lulusan Sarjana Hukum di Universitas Padjadjaran dan mendapatkan gelar Master of Publik Manajemen di The Flinders University of South Australia.

Kariernya dimulai di KemenPANRB sebagai Analis Kebijakan Pada Asisten Deputi Urusan Pelaksanaan Kebijakan pada tahun 1997.
Kariernya di KemenPANRB pun terus menanjak, hingga pada 2012 ia menjabat sebagai Deputi Bidang Kelembagaan KemenPANRB dan Deputi Bidang Kelembagaan dan Tata Laksana pada 2013.
4. Sri Mulyani – Menteri Keuangan
Wanita dengan nama asli Sri Mulyani Indrawati ini lahir di Bandar Lampung, pada tanggal 26 Agustus 1962. Ia merupakan wanita sekaligus orang Indonesia pertama yang menjabat sebagai Direktur Pelaksana Bank Dunia. Jabatan ini diembannya mulai 1 Juni 2010.
Sebelumnya, Sri Mulyani sempat menjabat Menteri Keuangan pada Kabinet Indonesia Bersatu.
Sebelum menjadi Menteri Keuangan, Ia menjabat sebagai Menteri Negara Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas dari Kabinet Indonesia Bersatu.

Sri Mulyani kemudian dinobatkan sebagai Menteri Keuangan terbaik Asia untuk tahun 2006 oleh Emerging Markets pada 18 September 2006 di sela Sidang Tahunan Bank Dunia dan IMF di Singapura.
Ia juga terpilih sebagai wanita paling berpengaruh ke-23 di dunia versi majalah Forbes tahun 2008 dan wanita paling berpengaruh ke-2 di Indonesia versi majalah Globe Asia bulan Oktober 2007.
Pada 23 Oktober 2019, Sri Mulyani Indrawati terpilih kembali untuk menjabat sebagai Menteri Keuangan pada periode kedua pemerintahan Presiden Joko Widodo. Jabatan ini adalah jabatan Menteri Keuangan yang ketiga kalinya bagi Sri Mulyani pada kabinet yang berbeda.
5. Widiyanti Putri Wardhana – Menteri Pariwisata
Widiyanti Putri Wardhana merupakan lulusan Pepperdine University, Malibu, California pada 1993. Ia meraih gelar Bachelor of Science di bidang Administrasi Bisnis dari universitas tersebut.
Widiyanti adalah seorang pengusaha yang bisnisnya bergerak di bidang energi dan agrobisnis. Salah satu perusahaan yang terafiliasi dengannya adalah PT Teladan Prima Agro Tbk (TPA).

Diketahui, Widiyanti Putri Wardhana adalah putri dari konglomerat Wiwoho Basuki Tjokronegoro, pendiri Teladan Group, sebuah perusahaan besar yang aktif di berbagai sektor, termasuk agribisnis dan pertambangan.
Widiyanti memiliki karir gemilang di sektor bisnis dan filantropi, dengan lebih dari 30 tahun pengalaman di berbagai industri. Ia juga menjadi salah satu pendiri Teladan Group dan telah berperan aktif dalam pengembangan perusahaan tersebut.
Foto : Sekretariat Presiden RI
