Jakarta, GPriority.co.id – Jerman dilaporkan menghapus utang Indonesia senilai Rp1,26 triliun.
Bank pembangunan Jerman, KfW, bekerja sama dengan pemerintah Jerman dan Global Fund to Fight AIDS, Tuberculosis, and Malaria (GFATM) baru saja menandatangani kesepakatan besar dengan Indonesia.
Kesepakatan senilai 75 juta euro (sekitar Rp1,26 triliun) itu akan mengubah utang Indonesia menjadi pendanaan untuk program kesehatan masyarakat.
“Ini menjadi contoh yang cemerlang bagaimana negara-negara dapat bekerja sama, menggunakan instrumen keuangan inovatif untuk mengatasi tantangan kesehatan global,” ujar Direktur Jenderal Pengelolaan Pembiayaan dan Risiko Kementerian Keuangan, Suminto, pada Selasa (17/12) seperti dikutip dari CNBC Indonesia.

Global Fund akan bekerja sama dengan Kementerian Kesehatan Indonesia untuk mewujudkannya.
Menurut Menteri Kesehatan, uang dari konversi utang ini akan digunakan untuk meningkatkan layanan untuk tuberkulosis, HIV, dan hepatitis, sekaligus memperkuat sistem kesehatan negara secara keseluruhan.
Dalam pernyataan bersama, mereka menekankan bahwa kesehatan adalah hak asasi manusia yang fundamental dan fondasi untuk pembangunan berkelanjutan.
Melalui perjanjian ini, dapat memperkuat upaya Indonesia untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals [SDGs]).
Terutama juga berkaitan dengan kesehatan, yaitu mengakhiri penyebaran AIDS, TBC, dan malaria pada tahun 2030 mendatang, serta memerangi hepatitis dan penyakit menular lainnya.
Jerman Pernah Hapus Utang Indonesia Rp228 Miliar
Sebagai informasi, sebelumnya Jerman juga pernah menghapus utang Indonesia senilai Rp228 miliar di tahun 2011.
Kedua negara tersebut kemudian sepakat menandatangani debt swap, dan bekerja sama di bidang pendidikan.
Kala itu, pemerintah Indonesia membayar biaya pendidikan untuk program doktoral di perguruan tinggi Jerman.

Pendanaan ini membiayai sekitar 200 mahasiswa Indonesia yang ingin melanjutkan studi mereka ke Jerman, dalam jangka waktu enam tahun ke depan saat itu.
“Kebijakan itu sangat membantu Indonesia. Saya ucapkan terima kasih kepada Jerman,” kata Presiden SBY pada saat bertemu Presiden Jerman, Christian Wulff.
Foto : Sekretariat Presiden RI
