Terungkap! Makanan Ini Bisa Turunkan Risiko Kanker Usus Besar Hingga 20 Persen

Gambaran usus besar / Foto : Ilustrasi Dok. iStock Gambaran usus besar / Foto : Ilustrasi Dok. iStock

Jakarta, GPriority.co.id – Kanker kolorektal atau kanker usus besar merupakan salah satu kanker paling mematikan di Amerika Serikat, menurut data yang dikutip dari New York Post. Laporan tersebut mengatakan hampir 53.000 orang Amerika Serikat diperkirakan meninggal karena mengidap kanker usus besar di tahun ini.

Meski menakutkan, para ahli menyebut jika kita dapat menurunkan risiko kanker usus besar hingga 20 persen, dengan menjalankan pola hidup sehat. Diantaranya seperti berolahraga secara teratur, menjaga berat badan, menghindari rokok, serta melakukan skrining pada usia 45 tahun atau lebih, jika memiliki riwayat penyakit ini.

Pola makan yang berigizi juga sangat penting. Menurut studi terbaru dari China menyebut, konsumsi harian 40 hingga 60 gram sayuran silangan seperti brokoli dan kembang kol, dapapt mengurangi risiko kanker usus besar hingga 20-26 persen.

“Pola makan merupakan salah satu variabel utama yang berkontribusi terhadap penyakit kanker usus besar, menurut penelitian epidemiologi,” tulis para penulis studi di BMC Gastroenterology.

Mereka menyebut, sayur-sayuran seperti kubis dan brokoli kaya akan fitokimia seperti flavonoid, serat, vitamin C, dan karotenoid yang dapat berkontribusi pada pencegahan kanker. Fitokimia sendiri berfungsi sebagai antioksidan, mengurangi tingkat stres oksidatif yang dapat merusak sel dan DNA, serta berpotensi menyebabkan kanker.

Peneliti menyebut, senyawa yang berasal dari sayur-sayuran tersebut juga dapat membantu mengurangi peradangan. Dalam penelitiannya, para peneliti melibatkan hampir 640.000 partisipan. Lebih dari 97.500 diantaranya, menderita kanker usus besar.

Dalam penelitian tersebut ditemukan fakta bahwa mereka yang paling banyak mengonsumsi sayuran silangan, memiliki risiko kanker usus besar 20 persen lebih rendah daripada mereka yang hanya mengonsumsi sedikit. Selain kubis dan brokoli, sayuran silangan lainnya termasuk sawi, kangkung, lobak, selada air, dan pakcoi.

Sayuran-sayuran tersebut terbukti dapat meningkatkan tekanan darah, menurunkan kolesterol, mengatur gula darah, meningkatkan pencernaan yang sehat, serta mendukung detoksifikasi hati dan menjaga kesehatan penglihatan.