Jakarta, GPriority.co.id – Aktris yang kini menjadi anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Nafa Urbach, baru-baru ini dikecam atas komentarnya yang dianggap tidak sensitif, termasuk mengkritik kemacetan Jakarta dalam perjalanannya dari Bintaro ke Senayan.
Pernyataan Nafa Urbach tersebut muncul tepat ketika publik sedang panas-panasnya mengenai tunjangan perumahan Rp50 juta yang diberikan anggota DPR.
“Dewan itu tidak dapat rumah jabatan dikarenakan banyak sekali anggota dewan yang dari luar kota. Saya aja yang tinggalnya di Bintaro macetnya luar biasa,” ungkap Nafa beberapa waktu lalu.
Menyusul kecaman tersebut, Nafa Urbach kini membuat pernyataan baru. Ia berjanji untuk mengalokasikan gaji dan tunjangannya kepada masyarakat di daerah pemilihannya, dengan guru sebagai fokus utamanya.
Nafa membagikan janji tersebut di Instagram Story-nya, mengatakan bahwa ia menyadari kekhawatiran masyarakat atas tunjangan anggota DPR.
“Sebagai bentuk komitmen saya kepada rakyat, saya memilih untuk mengalokasikan gaji dan tunjangan saya kepada masyarakat di dapil saya, khususnya para guru yang telah berjuang mendidik generasi penerus bangsa,” tulisnya di postingan IG Story-nya belum lama ini.
Lebih lanjut Nafa menjelaskan, ia memprioritaskan guru karena ia memandang mereka sebagai “pahlawan pendidikan” yang memainkan peran krusial. Namun, ia juga membuka pintu bagi konstituennya untuk memberikan masukan tentang bagaimana janjinya harus direalisasikan dengan memberi catatan, “apakah hanya guru, ataukah ada kelompok lain yang juga perlu kita bantu bersama.”
Ia juga mengatakan, “Saya percaya langkah kecil ini adalah wujud nyata bahwa kepentingan rakyat harus selalu di atas segalanya,” tulis Nafa.
“Semua proses ini akan dilakukan secara terbuka dan transparan,” tutupnya dalam postingan tersebut.
