Pemerintah akan Bangun 7.000 Sekolah Terpadu dari Uang Hasil Sitaan Korupsi

Pemerintah Terbitkan Surat Edaran Belajar di Rumah Seminggu Pertama Ramadan 2025 Pemerintah Terbitkan Surat Edaran Belajar di Rumah Seminggu Pertama Ramadan 2025

Jakarta, GPriority.co.id – Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) resmi meluncurkan program strategis pembangunan 7.000 sekolah terpadu, yang dibangun dari anggaran hasil sitaan korupsi

Ketua BP Taskin Budiman Sujatmiko mengatakan, nilai aset sitaan, termasuk dari kasus pertambangan ilegal, diperkirakan mencapai sekitar 3 juta hektare lahan. 

Hasil sitaan tersebut akan dialokasikan untuk program pengentasan kemiskinan, seperti pembangunan sekolah terpadu dan penyediaan makanan bergizi gratis (MBG).

“Nilai sitaan, termasuk dari kasus pertambangan ilegal, diperkirakan mencapai 3 juta hektare lahan. Dana ini akan dialokasikan untuk program pengentasan kemiskinan, termasuk sekolah terpadu dan makan bergizi gratis (MBG),” ujar Budiman dalam Media Gathering di Jakarta Pusat, Senin (24/11).

Budiman menjelaskan bahwa 7.000 sekolah terpadu itu akan dilengkapi beragam fasilitas, mulai dari bus sekolah, laboratorium, hingga sarana olahraga dan seni.

“Pendidikan adalah jalur paling damai untuk mengangkat keluarga miskin ke kelas menengah. Karena itu, pemerintah menyiapkan 7.000 sekolah terpadu sebagai program nasional,” tutur Budiman.

Lebih lanjut, Budiman menegaskan bahwa BP Taskin berperan sebagai penghubung berbagai program di sektor pendidikan, pangan, koperasi, dan energi agar tercipta sistem yang saling mendukung.

“Kami menciptakan sistem interoperable antarprogram untuk memaksimalkan dampak pemberdayaan masyarakat,” pungaskanya.