Gerindra Dukung Kepala Daerah Dipilih DPRD, Ini Alasannya

Sekjen Partai Gerindra sekaligus Menlu, Sugiono/Foto Istimewa Sekjen Partai Gerindra sekaligus Menlu, Sugiono/Foto Istimewa

Jakarta, GPriority.co.id – Partai Gerindra mendukung usulan agar kepala daerah, mulai dari gubernur hingga bupati dan wali kota, dipilih oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) di masing-masing wilayah.

Dukungan tersebut disampaikan Sekretaris Jenderal DPP Partai Gerindra, Sugiono.

“Gerindra ada dalam posisi mendukung upaya ataupun rencana untuk melaksanakan pemilukada ini oleh DPRD di tingkat bupati, wali kota ataupun di tingkat gubernur,” kata Sugiono dalam keterangannya, dikutip dari Antara News, Senin (29/12).

Gerindra juga mendorong agar pemilihan kepala daerah melalui DPRD dibahas dan dikaji mendalam dengan melibatkan semua unsur dan elemen dalam menentukan mekanisme terbaik.

Lebih lanjut, Sugiono menjelaskan sejumlah alasan Gerindra mendukung kebijakan tersebut. Menurutnya, mekanisme pemilihan kepala daerah melalui DPRD lebih efisien, baik dari segi waktu penjaringan kandidat, mekanisme pemilihan, anggaran, maupun ongkos politik hingga proses pemilihan terlaksana.

Sugiono juga menyoroti anggaran Pilkada yang terus meningkat dari tahun ke tahun. Pada 2015, dana hibah dari APBD untuk pelaksanaan Pilkada tercatat hampir Rp7 triliun. Angka tersebut terus naik signifikan hingga pada 2024 mencapai lebih dari Rp37 triliun.

“Itu merupakan jumlah yang bisa digunakan untuk hal-hal lain yang sifatnya lebih produktif, upaya-upaya peningkatan kesejahteraan dan ekonomi rakyat. Saya kira ini adalah sesuatu yang perlu kita pertimbangkan,” imbuh dia.

Selain itu, Sugiono menilai ongkos politik yang harus dikeluarkan calon kepala daerah selama ini tergolong sangat tinggi dan kerap menjadi hambatan bagi figur-figur yang kompeten untuk maju dalam kontestasi. Menurutnya, hal tersebut harus di evaluasi agar setiap daerah dapat menghasilkan figur-figur yang berkompeten dalam mengurus wilayahnya.

“Ini yang juga kita harus evaluasi, kita harus cari bagaimana supaya orang-orang yang benar-benar memiliki kemampuan mengabdi kepada masyarakatnya, mengabdi kepada bangsa dan negara itu, bisa maju tanpa harus dihalang-halangi oleh angka dan biaya kampanye yang luar biasa,” pungkas Menteri Luar Negeri itu.

Lebih lanjut, Sugiyono meyakini bahwa pemilihan kepala daerah melalui DPRD juga tidak akan menghilangkan esensi demokrasi, karena calon dipilih oleh anggota legislatif yang merupakan pilihan masyarakat dalam pemilihan umum. 

Selain itu, dia yakin bahwa pemilihan kepala daerah oleh DPRD juga turut mengurangi potensi polarisasi yang kerap terjadi di masyarakat.