AFI: Industri Waralaba Tanah Air Tumbuh 15 Persen per Tahun

Jakarta, GPriority.co.id – Data Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) menunjukkan industri waralaba memiliki pertumbuhan rata-rata sebesar 10%-15% per tahun sejak 2019. Hal ini mayoritas mencakup sektor makanan dan minuman memberikan kontribusi terbesar dalam industri tersebut.

Direktur Bina Usaha Perdagangan Kementrian Perdagangan Septo Soepriyanto mengatakan dari sisi perdagangan, Indonesia terus mencatat kinerja positif dengan surplus neraca perdagangan selama lima tahun berturut-turut. Saat ini rasio kewirausahaan Indonesia adalah 3,35% dari total 4,9 juta wirausahawan.

“Dalam situasi global yang tidak menentu ini, penting untuk memperkuat ekonomi domestik, memperluas basis wirausaha, dan mendorong konsumsi untuk menjaga pertumbuhan ekonomi,” ujar Septo saat konfrensi pers IFRA X ICE 2025 (16/5).

Maka itu Septo mengatakan pihaknya berkomitmen untuk mendukung pengembangan kewirausahaan nasional melalui kemitraan usaha berbasis waralaba. Hal ini mampu menjadi solusi untuk memperkuat fondasi ekonomi nasional. 

Kementerian Perdagangan menyambut baik dan mendukung penuh penyelenggaraan Internasional Franchise, License and Busniess Concept Expo and Conference (IFRA) 2025 sebagai upaya mendorong terciptanya kewirausahaan melalui waralaba dan kemitraan.

Diketahui, IFRA dan ICE 2025 kembali hadir akan digelar pada 25-27 April 2025 di ICE BSD, Tanggerang, Banten. Mengangkat tema From Essential Ingredients to Extraordinary Opportunities, IFRA dan ICE hadirkan lebih dari 350 merek dari 29 industri bisnis yang beragam.

Anda yang ingin hadir dapat membeli tiket melalui www.ifra-indonesia.com, bisa melakukan pembelian dengan secara langsung di Indonesia Convention Center. IFRA X ICE 2025 juga menghadirkan promo tiket spesial Buy 1 GET 1 dengan harga Rp 60.000, kalian bisa dapatkan dua tiket pada pameran ini.

Pewarta: Rivaldi Gunawansyah

Editor: Novita Intan

Foto: Dok. Rivaldi/Gpriority