Bambang Brodjonegoro: Tingkat pengangguran menurun

Jakarta,Gpriority-Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang brodjonegoro saat memberikan sambutan di acara Rakorbangpus di Gedung Bappenas, Jakarta,selasa (30/4) mengatakan, ” Kami sangat paham ini tahun pertama dari tahun 2020-2024,karena itulah kami menyiapkan rpjmn teknoratis yang merupakan sambungan dari RPJMN 2015-2019.”

Bambang juga mengatakan pada saat ini pertumbuhan ekonomi tumbuh hingga 5,7 persen yang berasal dari konsumsi rumah tangga dan investasi. ” Meskipun begitu kita harus waspada karena pertumbuhan ekspor masih kecil. Kita juga patut berbangga karena berhasil menjaga inflasi. Dan itu bisa terjadi karena mampu menangani harga pangan yang bergejolak,” ujar Bambang.

Dari pertumbuhan ini Indonesia juga berhasil menurunkan tingkat pengangguran menjadi 5,3 persen. Penurunan tersebut menurut Bambang dikarenakan banyaknya lapangan kerja. Dan harus dilaksanakan setiap tahunnya. ” Untuk itulah investasi harus dipermudah,” tutur Bambang.

Dengan menurunnya angka pengangguran, menurut Bambang secara otomatis akan mengurangi kemiskinan.Karena para pekerja yang berasal dari keluarga miskin mampu mendapatkan income sehingga mampu mengangkat perekonomian keluarga. 

Ketimpangan juga harus terus diupayakan untuk diturunkan. Tahun lalu berdasarkan rasio genie kita sudah turun 0,4 persen. Dan ini harus semakin diturunkan. Artinya kita harus bekerja keras terutama dibidang kesehatan, pendidikan dan kesejahteraan sosial, sehingga masyarakat indonesia bisa semakin menikmati.

Tahun lalu Indonesia harus menghadapi kenyataan bahwa hidup di daerah rawan bencana. Untuk itulah unsur kebencanaan harus masuk dalam aspek infrastruktur daerah. Karena bencana bukan hanya sekedar tanggap darurat.

Menteri Bambang mengatakan untuk meningkatkan pertumbuhan potensial indonesia di tahun 2020, Indonesia secara bertahap harus meninggalkan penghasilan dari sumber daya alam. ” Untuk itulah kita harus melakukan transformasi secara struktural untuk peningkatan kesejahteraan melalui revitalisasi industri pengolahan, modernisasi pertanian, hilirisasi pertambangan dan transformasi sektor jasa.Selain itu kita harus menjaga kestabilan makro ekonomi,” tutur Bambang.

Bambang juga mengatakan, Untuk sasaran ekonomi 2020 ada di sektor pertanian 3,8 persen, pertambangan 1,2 persen, industri 5.0. ” Dengan demikian target tingkat kemiskinan dibawah 9 persen bisa terpenuhi,” tutup Bambang.(Hs.Foto:Hs)

Related posts